Ragam

Ortu Harus Jaga Keluarga Jangan ‘Broken Home’

MEDAN (matabangsa): Moral anak bangsa sudah rusak, orang tua berperan aktif membina anaknya agar tidak terjadi keluarga broken home, kata Ustadz KH Mahfud Yunus dalam Tausiyah pada Tabligh akbar bersama (24/4) di kediaman H Kimin Sudarmo jalan Tangguk Bongkar 1 Mandala Medan.

Ustadz akrab disebut Dr Law Peng Kun mengatakan hasil survey terdata 60 persen anak gadis tidak perawan. Pemimpin banyak tersangkut kasus korupsi. “Pemimpin tidak lagi menjadi teladan bagi rakyat” ujarnya.

Kalau pemimpin jujur rakyat bisa sejahtera, triliunan rupiah jumlah uang negara dibajak koruptor. “Bila uang itu dipergunakan untuk rakyat tidak ada kemiskinan di negeri ini,” paparnya.

Maka lanjutnya, sebaik-baiknya manusia adalah orang belajar Al Quran dan mengajarkannya. Muslim tidak belajar Islam berarti dosa besar.

Sebelumnya, keluarga H Kimin Sudarmo diwakili anaknya Dr Ir Dwi Sudarto Msi yang juga Direktur Bidang Kehutanan di Departemen Kehutanan RI mengatakan, MS Kaban sudah menyampaikan sambutan tadi, beliau sangat perhatian kepada anak jalanan dan sekarang sedang konsen membina pesantren Bayt Tamyiz di Idramayu.

Pesantren ini mengajarkan metode Tamiyz, cara cepat belajar membaca dan menerjemahkan Al Quran. “Kita gelar kegiatan ini setiap 3 bulanan,” kata Dwi juga sebagai salah seorang pembina pesantren tersebut. Pembukaan juga diisi pagelaran musik PANJI (Persaudaraan Anak Jalanan Indonesia) dan simulasi metode Tamyiz oleh para santri cilik dari pesantren Bayt Tamyiz.(fs)

Print Friendly
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top