Ekonomi

Jamsostek Siapkan KPR Rp105 M Untuk Buruh

{xtypo_dropcap}J{/xtypo_dropcap}AMINAN Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Persero akan menyalurkan pinjaman uang muka perumahan (PUMP) untuk kredit  pemilikan rumah (KPR) bagi para pekerja/buruh sebagai peserta jamsostek aktif sebesar Rp105 miliar pada tahun 2010 ini.

Tingkat bunga kredit KPR bagi peserta Jamsostek sama dengan program PUMP, yakni sebesar enam persen, kata Dirut PT  Jamsostek Hotbonar Sinaga di Jakarta, Senin (10/5).

Tingkat bunga kredit tersebut, sebesar 6 persen, sama dengan program PUMP, sementara untuk selisih bunga atau subsidi  bunga akan diambil dari dana CSR (corporate social responsibility) sebagai tanggung jawab sosial perusahaan bagi  peserta aktif.

Penyaluran PUMP untuk KPR bagi peserta ini sendiri meningkat dari tahun 2009 sebesar Rp101 miliar dengan 8.379 rumah.  Penyaluran PUMP selama ini dilakukan bekerja sama dengan sejumlah bank, khususnya bank-bank berstatus badan usaha milik  negara (BUMN).

Sebagai bentuk kepedulian PT Jamsostek kepada pekerja, maka bagi peserta yang berhak mendapat bantuan dalam KPR ini  akan diberikan bantuan cuma cuma sebesar Rp500.000 untuk keperluan biaya adminsitrasi dan surat-menyurat dalam proses  pinjaman PUMP.

Namun demikian, jika pengajuan peserta meningkat, tidak tertutup kemungkinan PT Jamsostek akan adanya tambahan alokasi  dana PUMP ini antara Rp5 miliar hingga Rp9 miliar.

Menurutnya, walaupun pemberian bantuan langsung dalam bentuk KPR ini sudah direncanakan tahun 2009, namun saat ini  masih dalam tahap pembahasan dengan pemegang saham.

Secara prinsip bantuan ini sebenarnya sudah disetujui pemegang saham. Namun, masih ada sejumlah prosedur teknis yang  harus dipenuhi terlebih dahulu, dan diharapkan dalam waktu dekat bantuan cuma-cuma ini bisa dilaksanakan secara merata.

Bagi pekerja yang berhak mendapat bantuan dalam KPR harus memiliki upah/gaji minimal Rp5 juta per bulan, sementara  besaran total bantuan KPR untuk tahun 2010 ini masih dalam tahap pembahasan, dimana pada tahun 2009 lalu maksimal Rp 75  juta. (dep/asr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top