Hukum

DPO Teroris Serahkan Diri Ke Mabes Polri

{xtypo_dropcap}M{/xtypo_dropcap}ABES Polri mengungkapkan seorang masuk daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus terorisme bernama Babe alias Abu Hamzah alias Reza Sungkar.

Sekitar pukul 16.00 WIB bersangkutan datang ke Gedung Transnasional Crime Centre (TCC), Mabes Polri,Jakarta, diantar pengacaranya,” kata Kepala Divisi Humas PolriIrjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 19 Mei 2010.

Menurut dia, Abu Hamzah mengaku pernah mengikuti pelatihan milter di Nanggroe Aceh Darussalam dan ikut bersama Dulmatin. Dijelaskan hasil pelatihan kamp militer teroris itu kemudian dimuat di internet dua mahasiswa dibekuk telah ditangkap Solo, Jawa Tengah, Selasa 18 Mei 2010.

“Pelatihan ini yang di-upload dua mahasiswa beberapa waktu lalu ditangkap di Solo,” kata Edward. Dalam pemeriksaan sementara, katanya, Babe alias Reza alias AbuHamzah, mengaku telah meminta teman-temannya sesegera mungkin menyerahkan diri ke polisi.

Pada kesempatan itu Edward menyatakan Polri telah melakukan operasi penangkapan teroris sesuai prosedur dan memenuhi peraturan berlaku.

Namun demikian, katanya, jika ada masyarakat menilai langkah Polri menyalahi aturan penggunaan senjata api dalam setiap operasi penangkapan, sehingga menewaskan sejumlah orang, pihaknya tidak akan mempermasalahkan, namun Polri menyatakan semua langkah dilakukannya telah memenuhi koridor hukum.

“Silakan masyarakat menanggapinya, namun apa yang dilakukan petugas di lapangan dalam penggunaan senjata sudah mengikuti prinsip-prinsip yang ada.” Menurut dia, ketentuan menggunakan senjata telah sesuai prosedur ditentukan dalam Konvensi PBB diputuskan di Havana, Kuba, tentang penggunaan senjata api.

“Bagaimana prosedur penggunaan senjata api oleh petugas, itu sudah ditegakkan dan dihormati petugas di lapangan,” kata Edward. Dia menyatakan setiap penyergapan sarang teroris dipastikan berbahaya, bukan hanya bagi petugas namun juga bagi masyarakat di sekitarnya. “Fakta menunjukkan teroris tidak pernah ragu dan segan untuk melukai, bahkan membunuh siapapun juga,” katanya.(dep/ds)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top