Ekonomi

TNI AL-Bank Mandiri Kerjasama Layanan Gaji

TNI Angkatan Laut dan Bank Mandiri menjalin kerja sama dalam pelayanan perbankan, khususnya dalam jasa layanan perbankan di bidang layanan gaji melalui rekening perorangan sehingga bisa mempermudah sistem penggajian dilingkungan Mabes TNI AL.

Penandatanganan kerja sama layanan perbankan tersebut dilakukan Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Agus Suhartono dan Wakil Dirut PT Bank Mandiri (Persero) TBK, Riswinandi, di Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Senin 24 Mei 2010.

Menurut Kasal, kerja sama tersebut dimaksudkan memberikan kemudahan kepada seluruh anggota TNI AL dalam sistem penggajian serta bentuk perwujudan kebijakan pemimpin TNI AL dalam menyejahterakan personel TNI AL dan keluarganya.

Kegiatan itu juga untuk menyempurnakan pengelolaan keuangan negara, karena penerimaan dan pengeluaran uang negara harus dipertanggungjawabkan penggunaannya,” katanya.

Dia menjelaskan sebagai bank milik pemerintah, Bank Mandiri memiliki sumberdaya manusia profesional dan manajemen terbuka, diyakini mampu memberi keuntungan maksimal bagi stakeholdernya, sehingga TNI AL tidak ragu bekerja sama dalam bidang layanan perbankan. Yaitu mengatur penggajian seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil di lingkungan TNI AL melalui sistem rekening perorangan, katanya.

Sementara itu Riswinandi mengatakan, perusahaannya berkomit menmemberikan layanan terbaik kepada institusi TNI AL dengan menyediakan produk dan jasa perbankan, salah satunya adalah memberikan kredit kepemilikan rumah.

Menurutnya, dengan aset terus bertumbuh hingga di atas Rp319 triliun, Bank Mandiri saat ini memiliki 21 ribu karyawan tersebar di 1.000 kantor dalam negeri dan enam kantor perwakilan di luar negeri, serta jaringan distribusi melalui 3.186 ATMs, 7.051 ATMs dengan fasilitas Link Network dan 12.663 ATM bersama.

Dengan jaringan dan electronic data capture (EDC) di lebih dari 25.254 lokasi di seluruh Indonesia, maka Bank Mandiri diyakini mampu memenuhi kebutuhan personel TNI AL dalam menggunakan jasa perbankan, khususnya penggajian bagi prajurit di lingkungan Mabesal dan Koarmatim.

Dia menambahkan sejak tahun 2007 Bank Mandiri berkomitmen mendukung pembiayaan alat utama sistim persenjataan (alutsista) TNI, khususnya dalam pengadaan bersumber dari pinjaman dalam negeri.

Kerja sama TNI AL dan Bank Mandiri akan berlaku jangka waktu lima tahun. Hadir pada acara penandatanganan itu Wakasal Laksamana Madya TNI Suparno, para pejabat dan perwira tinggi dilingkungan TNI AL serta pejabat Bank Mandiri.(dep/ds)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top