Bangsa

Dari 171 Pilkada Serentak di Indonesia, 9 Daerah di Sumut

MEDAN – Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik, MSP mengajak masyarakat menggunakan hak pilih, secara cerdas dalam setiap pemilihan kepala daerah (Pilkada) maupun pemilihan umum (Pemilu).

“Masyarakat diharapkan mengenali dengan baik pasangan calon kepala daerah yang hendak dipilih, sebelum menyalurkan hak pilihnya, dengan cara mencari tahu rekam jejaknya. Jangan sampai salah memilih, karena dampaknya akan dirasakan lima tahun ke depan,” kata Evi Novida Ginting, saat menyampaikan materi dalam kegiatan ‘Fasilitasi Pendidikan Pemilih KPU RI dan KPU Sumut’ di Pendopo Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (26/4/2017).

 Kegiatan tersebut dihadiri Komisioner KPU Sumut, Yulhasni, Nazir Salim Manik, Ir Benget Silitonga, Sekretaris KPU Sumut Dr Rajab Pasaribu, Ketua KPU Medan Yenny Khairiyah Rambe beserta empat komisioner lainnya Agus Damanik, Herdensi, Pandapotan Tamba dan Edi Suhartono. Sedangkan para peserta terdiri dari pemilih pemula siswa-siswi SMA, aktivis mahasiswa, blogger, media cetak, kalangan disabilitas dan lainnya.
Pada Pilkada Serentak 2018, akan berlangsung 171 Pilkada Serentak di Indonesia, dari jumlah itu sembilan daerah akan berlangsung di Sumatera Utara, yakni Pilgubsu dan Pilkada di delapan Kabupaten/Kota, yakni Deliserdang, Langkat, Batubara, Dairi, Tapanuli Utara (Taput), Padanglawas, Padanglawas Utara (Paluta) dan Kota Padangsidimpuan. “Ini tantangan besar bagi KPU, karena itu upaya peningkatan partisipasi masyarakat (parmas) merupakan proyek yang penting,” ungkap Evi Ginting.

Kata mantan Komisioner KPU Sumut ini, dalam pilkada, masyarakat memiliki andil besar, salah satunya  dengan memberikan sanksi tidak memilih pasangan calon, yang tidak berlaku baik dan berpihak pada masyarakat. Sebaliknya, memberikan reward pada pasangan calon yang telah berhasil memimpin dengan melakukan pembangunan dan melahirkan kebijakan pro pada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea menjelaskan, Pilkada Serentak 2018 mendatang, KPU Sumut akan bekerja berintegritas. “Kami akan menggunakan kacamata kuda dengan tidak memihak pada salah satu pasangan calon,” tegasnya.

“Tahapan pemilu akan dilaksanakan secara terbuka dengan melakukan transparansi informasi publik. Saya mengajak masyarakat agar merespons secara aktif mengikuti penyelenggaraan Pilkada. Masyarakat harus cerdas menggunakan hak pilihnya sehingga nantinya terpilih pemimpin yang baik,” kata Mulia Banurea. (kn-m08)

Print Friendly
Baca Juga :   Paslon Perseorangan Pilgubsu 2018 Harus Kumpulkan 764.578 Pemilih
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top