Ekonomi

Investor China Bangun Pembangkit Listrik Sumut

MEDAN – Investor asal China rencananya akan membangun pembangkit listrik 600 Megawatt di kasawan seluas lebih kurang 100 hektar yang berada di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Sumatera Utara.

“Kehadiran pembangkit listrik ini nantinya diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kekurangan listrik yang terjadi selama ini. Kami selalu bekerja serius dan berusaha siap secepatnya. Oleh karenanya kami siap masuk dan berinvestasi di Kota Medan, sebab kehadiran kami ingin memberikan manfaat,” kata Direktur Utama (Dirut) PT Sunrise International Investment Group, Mr Yuan Hua Feng saat audiensi dengan Walikota Medan di rumah dinas Jalan Sudirman Medan, Kamis (27/4/2017).

Didampingi sejumlah rekan bisnisnya, Yuan mengungkapkan bahwa perusahaan mereka sudah terdaftar menjadi perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia. Dikatakannya, kedatangan mereka untuk minta dukungan sekaligus melaporkan rencana pembangunan pembangkit listrik di Medan.

Menurut Yuan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pemilik lahan di Kelurahan Sicanang. “Untuk itu kita mohon petunjuk dan arahan dari Bapak Wali kota. Jika tidak ada masalah, kita langsung membayar ganti rugi kepada pemilik lahan. Setelah itu pembangunan pembangkit listrik kita mulai,” kata Yuan.

Baca Juga :   Pasien Miskin Berobat Gratis di RS Ginjal Milik BJ Habibie

Menanggapi niat tersebut, Walikota Medan Dzulmi Eldin sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pembangunan listrik tersebut. Apalagi pembangkit listrik itu rencananya akan dibangun di Kelurahan Sicanang. Hanya saja pria berdarah Melayu ini sangat menyangkan, sebab Mr Yuan Huang Feng tidak membawa serta foto copy surat tanah yang akan dibeli untuk lokasi pembangunan tenaga listrik tersebut.
“Dengan melihat surat tanah, kita dapat mengetahui apakah lahan yang dibeli itu bisa peruntukannya untuk dibangun pembangkit listrik atau tidak. Sebab, sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan, ada wilayah Sicanang yang menjadi hutan kota,” papar Eldin.

Ia menjelaskan, mengubah peruntukan lahan yang telah ditetapkan dalam RTRW tidak bisa sembarangan dan bisa dipidana. Untuk itu Wali Kota menyarankan pihak investor harus benar-benar teliti sebelum membeli lahan yang akan dijadikan lokasi pembangkit listrik. “Sia-sia kalau lahan yang dibeli ternyata peruntukannya tidak bisa untuk membangun pembangkit listrik,” pesannya.

Mr Yuan Huan Feng mengucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan Wali kota tersebut. Untuk itu mereka akan melakukan pemeriksaan dengan teliti sehingga tidak salah beli lahan. Setelah itu Mr Yuan memberikan cindera mata kepada Wali kota sebagai ungkapan rasa terima kasih atas penerimaan dan dukungan yang diberikan. (wd-09)

Print Friendly
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top