Bangsa

Gaji Pokok PNS akan Naik?

MataBangsa – Medan: Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sedang merumuskan pola penggajian baru bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pola penggajian itu mempertimbangakan besaran uang pensiun PNS yang sudah tidak aktif.

“Jelasnya, pemerintah tengah merumuskan peraturan pemerintah yang mengatur gaji dan tunjangan, dengan menargetkan aturan itu akan keluar tahun ini. Gaji pokok dan tunjangan pensiun tidak berimbang. Pas aktif, gaji pokok kecil, tapi tunjangan besar,” kata Deputi SDM Aparatur Kemenpan RB, Setiawan Wangsaatmaja, di Kemenpan RB, belum lama ini, di Jakarta.

Disebutkan Setiawan, ada tiga unsur penghasilan PNS, yakni, gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan daerah. Selama ini, besaran tunjangan bagi PNS, lebih banyak dibanding gaji pokok. Perbedaan gaji akan terasa saat PNS sudah pensiun,” ungkapnya.

Saat ini, kata Deputi SDM Aparatur Kemenpan RB, pemerintah tengah mempertimbangkan untuk menaikkan gaji pokok. Namun, pemerintah tengah menghitung kemampuan keuangan negara untuk membayar gaji pensiun apabila ada kenaikan gaji pokok. “Persoalannya, jaminan kesehatan, pensiun, kan basisnya gaji pokok,” tuturnya.

Baca Juga :   Kunci agar Proposal Penelitian Dosen Dibiayai Ristekdikti

Disisi lain, Setiawan Wangsaatmaja membandingkan, gaji pokok PNS di negara lain lebih besar dari tunjangan. Perbandingannya, yakni besaran tunjangan hanya 40 persen dari gaji pokok. (kn.c/wd-09)

Print Friendly
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top