Hukum

Lagi, Penista Agama Diboyong Polisi

MataBangsa – Medan : Hati-hati menulis status di sosial media terlebih menyangkut soal agama. Di Medan, seorang mahasiswa berinisial BP terkena batunya setelah memposting tulisan dengan bahasa daerah yang disinyalir menghina Nabi Muhammad SAW.

Meskipun pelaku telah menghapus postingannya, namun salah satu netizen berhasil men-screencap tulisan di akun facebooknya. Sehingga mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) ini diboyong aparat kepolisian di kos-kosan kawasan Jalan Pancing Medan Estate, Selasa (16/5/2017).

“Ya sudah kita amankan, kini sudah kita periksa,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho.

Kasus penistaan agama bukan kali ini saja diproses Polrestabes Medan. Sebelumnya, kasus penistaan agama yang dilakukan pengusaha berinisial AH (61) juga sedang diproses oleh kepolisian. Dia ditetapkan menjadi tersangka karena memposting tulisan yang dianggap menghina Agama Islam di laman facebook.

Polisi menangkap Warga Perumahan Bukit Hijau Residence, Jalan Setia Budi, Medan itu karena mendapat tekanan dari berbagai Ormas Islam. Kini kasus itu sudah masuk dalam pelimpahan tahap dua di kejaksaan. (mc/wd-09)

Print Friendly
Baca Juga :   Tinjau Bendungan Sei Wampu, Kata Ngogesa Sitepu : 10 Ribu Hektare Sawah Diairi
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top