Hankam

IRT Ini Senang Sediakan Makanan Personel Program TMMD ke-99

MataBangsa – Medan : Ernawati (56) sebagai ibu rumah tangga sudah terbiasa memasak untuk keluarga, Namun kali ini bukan hanya menyediakan makanan bagi keluarga tapi juga menyediakan makanan prajurit Kodim 0201/BS yang bertugas dalam program TNI Manuggal Membangun Desa (TMMD).

Dirumahnya lingkungan 20 kelurahan Belawan Sicanang Belawan, setiap harinya para parujurit Kodim 0201/BS, para tamu yang datang, termasuk wartawan yang meliput kegiatan serta unsur pemerintah sivil selalu makan di rumahnya di warung kecil di rumahnya.

Ketika para jurnalis yang tergabung dalam wadah Media Aliansi Media Cyiber Indonesia (AMCI) sebanyak tujuh orang ddaritang, Minggu (16/07/2018) terlihat ramai makan di rumah/warungnya.

“Ambil sendiri ya pak, jangan sungkan dan terbiasa disini begitu,”ujarnya sambil memanggil keluarga lainnya untuk menyediakan perlengkapan makanan lebih banyak.

Maklum rumah buk Ernawati juga dibagian sisirumahnya di berdiri posko TMMD Tahun 2017, setiap harinya banyak terus yang makan minum, berdiskusi dan lain sebagainya di rumahnya itu.

Bahkan bukan hanya sekedar makan dan minum juga banyak juga masuk ke rumahnya terutama berurusan kamar mandi. ” Kamar mandi rumah memang terbatas, tapi tak masalah semuanya bisa semacan antrian,” ujarnya.

Baca Juga :   Setelah Sumur Artesis, Ternyata Masih Ada 'PR' Untuk Prajurit TNI

Ditemani delapan keluarga, siang-malam tersedia makanan di rumah Ernawati. Istri dari Sahdan ini mengaku sudah terbaiasa melayani tentara. “Kelauarga saya juga bang pak ada tentara, jadi dah terbiasa dan mengetahuilah sedikit banyak prilaku mereka,”ujarnya.

Diusinya mencapai 56 tahun, buk Ernawati terlihat bersemangat melayani makan- minum khusunya dari petugas Kodim 0201 Kodim/BS. Baginya-entah kenapa- senang saja melayani tentara.

“Saya terus terang pak senang meyediakan makanan tentara, apalagi mereka bertugas dalam melaksanakan pengabdian kepada rakyat seperti ini,”ujar ibu berkaca mata ini.

Progaram TMMD bertujuan mempercepat proses embangunan desa tertinggal, masa wargawanya tidak senang dan mendukungnya.

“Apa yang bisa saya kerjakan dengan ikhlas dan senang, bukankah melayani makan dan minum mereka juga tidak termasuk bagian ikut berpartisasi dalam pembangunan,”ujarnya dengan nada bertanya.

Sambil terus menjawab berbagai pertanyaan, terkadang disurunya keluarganya mengambil makanan dan minum kepada tamu yang datang, Ernawatimerasa bangga daerahnya bisa dibangun, semoga kelak perbaikan ekonomi masyarakat lebih meningkat.

“Sudah dulu ya pak, saya ngambil ke dalam rumah nasi dah hampis itu,”ujarnya mengakiri seraya mengharapkan dirinya ditulis yang baik-baik.(wd-09)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top