Entertainment

Sutradara ‘Rush Hour’ dituduh Lakukan Pelecehan Seksual

Matabangsa-Los Angeles: Akhir-akhir ini, dunia hiburan sedang marak berita mengenai pelecehan seksual yang dilakukan para pelaku seni. Baru-baru ini, sutradara Brett Ratner dituduh melakukan pelecehan seksual oleh aktros Olivia Munn.

Dilansir Los Angeles Times, ada 6 perempuan yang mengalami kejadian serupa dengan Munn, mereka adalah Jaime Ray Newman, Katharine Towne, Jorina King, Eri Sasaki, dan Natasha Henstridge. Mereka menuduh Ratner telah melakukan pelecehan seksual di berbagai tempat, seperti kediaman pribadi, sebuah acara, hingga lokasi shooting film.

Sutradara film ‘Rush Hour’ itu pun membantah telah melakukan pelecehan seksual. Melalui pengacaranya, Martin Singer, Ratner memberikan pernyataan soal tuduhan tersebut.

“Brett Ratner dengan keras membantah tuduhan penghinaan yang telah dilaporkan tentangnya. Dan kami yakin namanya akan hilang begitu hiruk-pikuk media saat ini menurun dan orang-orang dapat mengevaluasi secara objektif sifat dari klaim ini,” jelas bunyi pernyataan tersebut dikutip dari CNN. 

“Dia paham akan keseriusan masalah ini dan pentingnya menangani masalah korban kejahatan seksual baik di industri hiburan maupun di luar industri.”

Munn pun berbagi cerita soal pengalaman yang ia alami dengan Ratner di awal mula kariernya. Pada Los Angeles Times, Munn mengalami kejadian tersebut di tahun 2004 saat ia mengunjungi lokasi shooting film After the Sunset’ yang dibesut oleh Ratner.

Pemain film ‘X?Men: Apocalypse’ itu mengaku, Ratner bermasturbasi di depannya saat ia mengantarkan makanan ke trailer Ratner. Sebelumnya, Munn pernah menulis tentang dugaan insiden tersebut di bukunya yang berjudul ‘Suck It, Wonder Woman !: The Myadventures of the Hollywood Geek’ yang rilis di tahun 2010. Tapi, ia tidak menyebutkan nama Ratner.

Di tahun yang sama, saat tampil di acara televisi bertajuk ‘Attack of the Show’, Ratner mengatakan bahwa dia pernah berkencan dengan Munn dan telah berhubungan seks dengannya. Kala itu, Munn menggunakan nama ‘Lisa’, bukan ‘Olivia’ di awal mula ia berkarier di dunia hiburan.

“Aku tidak tahu dia orang yang sama saat dia mengikuti audisi untuk sebuah acara televisi. Aku lupa padanya dan dia kesal. Karena itulah, dia membuat semua cerita tentangku, seperti ‘masturbasi sambil makan udang di sebuah trailer‘,” kata Ratner pria berusia 48 tahun itu. “Dia membicarakan kekuranganku.”

Seminggu kemudian, Ratner memberi tahu Howard Stern di acara radionya bahwa dia telah berbohong tentang hubungan seksual dengan Munn.

Aktris berusia 37 tahun itu mengaku pada Los Angeles Times bahwa dia sangat marah dengan cerita palsu Ratner yang mengatakan bahwa mereka telah melakukan hubungan intim.

“Aku telah membuat pilihan spesifik dan cukup teliti untuk tidak bekerja dengan Brett Ratner,” kata Munn saat itu. “Rasanya, seolah-olah aku terus melawan orang yang sama di sekolah dan dia tidak mau berhenti menggangguku. Kamu hanya berharap cukup banyak dan orang percaya akan kebenaran dan waktu untuk berlalu, sehingga kamu tidak dapat terhubung dengannya lagi.”

Warner Bros. Studio, rumah produksi yang juga bekerja sama dengan Ratner dan perusahaannya pun merilis sebuah pernyataan pada CNN terkait kasus dugaan pelecehan yang dilakukan sutradara film ‘Hercules’ itu.

“Kami sadar akan tuduhan (pada Ratner) dan sedang mempelajari situasinya,” terang bunyi pernyataan tersebut.

Tak lama setelahnya, Ratner merilis pernyataan yang menyebutkan bahwa ia mundur dari proyek filmnya yang bekerja sama dengan Warner Bros Studio.

“Mengingat tuduhan (yang ditujukan padaku), aku memilih untuk secara pribadi menjauh dari semua kegiatan terkait Warner Bros. Studio. Aku tidak ingin memiliki dampak negatif yang mungkin terjadi pada studio tersebut sampai masalah pribadi ini bisa diselesaikan,” tulisnya.(mercusuar.uzune.id)

 

Print Friendly
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top