Demokrasi

Negara Demokrasi, Reuni 212 Tidak Masalah

Matabangsa-Jakarta: Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban, Din Syamsuddin menanggapi rencana aksi reuni akbar alumni 212 yang dilaksanakan pada Sabtu, 2 Desember 2017 mendatang di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Menurut Din, pihaknya tidak mempermasalahkan adanya aksi untuk menyampaikan pendapat di alam demokrasi yang berjalan saat ini, selama tidak melakukan aksi kekerasan.

“Termasuk kelompok pendukung Aksi 212 juga mempunyai hak untuk  mengaktualisasikan diri, dan oleh karena itu gerakan mereka adalah absah di alam demokrasi,” kata Din kepada SINDOnews, kemarin.

Kendati mengaku tidak akan mengikuti aksi tersebut, namun dirinya memiliki pendapat pribadi, bahwa Umat Islam sebaiknya mewujudkan kemayoritasan kualitatif, bukan kuantitatif.

“Saya tidak ikut karena saya punya pendekatan tersendiri dalam beramar makruf nahyi munkar,” terangnya.

Din juga sempat mengkritik penggunaan diksi ‘reuni’ dalam menjalankan aksi tersebut. “Cuma kalau reuni ini, saya sebagai orang universitas, sebagai dosen, kok kayak sekolah ya?  Kalau reuni itu kan biasanya ada sekolahnya kan?” ujarnya.

Baca Juga :   KPU Sumut Buka Pendaftaran Calon Gubernur pada Januari 2018

Sebelumnya, Polda Metro Jaya akan menurunkan Brimob Nusantara untuk mengamankan reuni akbar alumni 212 pada Sabtu 2 Desember mendatang di Monas.

Layaknya pada aksi presidium 212 sebelum-sebelumnya, anggota Brimob dari Polda di seluruh Indonesia diturunkan untuk membantu pengamanan.

“Brimob Nusantara ada semua kita turunkan sesuai dengan perintah bapak Kapolda kemarin,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan.(SNC)

Print Friendly
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top