Kesehatan

Agar Mudah Makan Sayur, Mari Kita Berkebun

Matabangsa-Jakarta: Makan sayur-sayuran penting agar dapat memenuhi piramida gizi seimbang. Namun masalahnya, tak semua orang doyan atau bahkan bisa dengan mudah makan sayur karena rasanya.

Nah, studi terbaru dari Amerika Serikat menyebut kegiatan berkebun bisa membantu seseorang untuk lebih menyukai sayur. Hal ini dibuktikan dengan penelitian kepada lebih dari 1.100 mahasiswa di universitas-universitas Amerika Serikat.

“Mahasiswa tingkat pertama yang senang berkebun diketahui mengonsumsi sayur 20 persen lebih banyak. Ketika Anda pindah dari rumah orang tua dan hidup mandiri, kebutuhan gizi dan nutrisi bisa terganggu karena kurangnya makan masakan rumah,” ujar peneliti Anne Mathews dari University of Floridam Gainesville, Amerika Serikat, dikutip dari Reuters.

Hasil penelitian menyebut 11 persen partisipan pernah berkebun saat masih anak-anak, 19 persen mulai berkebun baru-baru ini, dan 20 persen pernah berkebun saat kecil dan masih melakukannya hingga sekarang. Sisanya 29 persen mengaku tidak pernah berkebun.
Mereka yang pernah berkebun saat anak-anak dan baru mulai berkebun baru-baru ini rata-rata mengonsumsi 2,5 mangkuk sayuran per hari. Sementara yang tak pernah berkebun rata-rata konsumsi sayurannya di bawah 1,9 mangkuk per hari.

Konsumsi sayuran terbanyak terlihat pada kelompok yang rutin berkebun sejak kecil hingga saat ini. Rata-rata konsumsi sayurannya adalah 3 mangkuk per hari, sesuai dengan anjuran pakar kesehatan.

Peneliti menganjurkan agar kebiasaan berkebun diajarkan kepada anak sejak dini. Selain membuat mereka lebih aktif dan bermain di luar rumah, berkebun juga mengenalkan mereka kepada sayuran dan manfaatnya.(DtC)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top