Hukum

Terjadi 2.000 Perceraian Ditahun 2017, Salah satu Ini Penyebabnya

Matabangsa-Medan: Sebanyak 2000 perkara perceraian telah diputuskan Pengadilan Agama (PA) Kota Medan dalam kurun waktu satu tahun di 2017.

Angka tertinggi terjadi pada bulan Oktober dengan angka 221 kasus perceraian diikuti pada bulan Maret dengan 220 kasus.

Kepanitraan Muda Gugatan Pengadilan Agama (PA) Kota Medan, Jumrik membeberkan angka tertinggi penyebab terjadinya perceraian adalah akibat perselihan dan pertengkaran antara dua sejoli.

“Perselisihan dan pertengkaran terus menerus, menjadi penyebab utama perceraian di Kota Medan ini. Masing-masing pasangan kurang saling pengertian, suami kurang mengayomi dan melindungi sebagai kepala keluarga dan Istri tidak menjadi pendamai di keluarga,” tuturnya, Jumat (29/12/2017) di Gedung PA Kota Medan Kelas I-A, Jl. SM Raja.

Selanjutnya dijelaskan pria berkumis ini, penyebab perceraian adalah karena salah satu pihak yang meninggalkan pasangannya.

“Penyebab ini karena memang terjadi pada pasangan muda. Kebanyakan memang rasio umur 25 sampai 40 tahun. Mereka secara mental belum siap untuk menghadapi tantangan di keluarga,” terang Jumrik.

Alasan ketiga penyebab perceraian adalah hal yang paling sering dialami wanita yaitu kekerasan dalam rumah tangga.

“Biasanya memang ini yang mengalami adalah wanita, ia tak sanggup lagi mendapatkan kekerasan secara jasmani maupun secara mental. Suami yang mulai membentak hingga akhirnya menggunakan tangan,” tegasnya.

Terakhir, Jumrik menjelaskan permasalahan ekonomi dan gangguan pihak ketiga penyebab beberapa case perceraian. “Ya memang bila ekonomi tak dapat dipenuhi pasti bakal jadi masalah. Apalagi lainnya itu adanya perselingkuhan, baik perempuan maupun laki-laki disini juga ada,” pungkasnya(TMC)

Print Friendly
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top