Politik

Ada Kontrak Politik PPP dan PDIP untuk Pilgub Sumut ? Begini Komentar Arsul Sani

Matabangsa-Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani enggan mengomentari isu soal kontrak politik yang membuat partai tersebut mesti mendukung PDIP pada Pilgub Sumut.

Konon, isu yang berkembang menyebut PPP akan diserahkan ke kubu Djan Faridz bila partai tersebut tidak memberi dukungan ke PDIP.

“Info dari mana? Tinggal sampeyan percaya atau nggak saja. Saya sih tidak mau menanggapi info sampah seperti itu,” kata Arsul melalui aplikasi WhatsApp, kemarin.

Sampai saat ini, Arsul mengatakan, PPP masih membuka komunikasi politik dengan sejumlah partai.

Partainya berencana mengumumkan arah dukungan untuk Pilgub Sumut 2018-2023 pada Minggu (7/1/2018).

“Kita komunikasi dengan Pak Tengku Erry, dengan Edy Rahmayadi dan juga PDIP. Kita komunikasi masih terbuka,” kata Arsul.

Kata Arsul, segala kemungkinan masih sangat terbuka. Termasuk untuk sosok Tengku Erry Nuradi meski sudah ditinggal sejumlah partai yang awalnya mendukung.

“Tidak tertutup kemungkinan,” katanya.

Di samping untuk Erry, lanjut Arsul, PPP juga masih membuka kesempatan untuk berkoalisi dengan partai manapun. Termasuk dengan Demokrat.

“Tidak tertutup kemungkinan, di banyak provinsi, banyak Pilgub, kami dengan Demokrat. Di Riau, kemudian di Lampung, di Kalimantan Timur, kami dengan Demokrat. Jadi tidak tertutup kemungkinan juga di Sumut kami berkoalisi,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto belum memberikan komentar soal isu ini.(TMC)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top