Hukum

Dalangi Dua Pembunuhan Andi Lala Divonis Mati

Matabangsa-Medan: Andi Matalata alias Andi Lala, otak pelaku pembunuhan terhadap Suherwan di Lupukpakam, Deliserdang tahun 2015 dan pembunuhan satu keluarga di Mabar pada April 2017 lalu, akhirnya mendengarkan vonis dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (12/1/2018).

Namun, setelah Ketua Majelis Hakim menyatakan Andi Lala bersalah karena telah melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 tentang Pembunuhan Berencana dan menjatuhakn hukuman mati, sontak pandangannya pun langsung tertuju ke arah meja hakim yang berada tepat di depannya, di Ruang Cakra VI PN Medan.

Pandangannya seakan kosong, padahal selama persidangan yang berjalan kurang lebih satu jam tersebut, Andi Lala terlihat beberapa kali menundukkan dan juga menegadahkan wajahnya. Tangannnya terus bergerak memainkan jemarinya.

Hingga akhirnya palu diketuk tanda sidang berakhir oleh Ketua Majelis Hakim, Dominggus Silaban, tim penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Medan langsung menghampiri Andi Lala sembari membisikkan sesuatu kepadanya.

Kemudian petugas Pengawal Tahanan (Waltah) memborgol tangan Anndi Lala bersama dengan Andi Syahputra dan Roni Anggara untuk selanjutnya dibawa ke ruang sel Tahanan Sementara yang berada di bagian belakang gedung PN Medan.

Ketika ditanya tanggapannya tentang vonis hukuman tersebut, Andi Lala menggelengkan kepalanya, yang kemudian meneteskan air matanya.

Tak ada satu patah kata pun keluar daei mulut Andi Lala, hingga ia dibawa ke sel tahana sementara.

Ketua Majelis Hakim, Dominggus Silaban dalam pembacaan vonisnya menyebutkan Andi Lala telah melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 tentang Pembunuhan Berencana.

“Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa Andi Lala dengan hukuman mati,” sebut Dominggus, di Ruang Cakra VI, PN Medan.

Adapun vonis hukuman itu, sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kadlan Sinaga yang menuntut Andi Lala sengan hukuman yang sama.(TMC)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top