Hukum

Aniaya Edi, Rajali Ditangkap Polisi

Matabangsa – Medan : Rajali Hasibuan SH (55) penduduk Dusun Telaga Sari Perumahan Taman Griya Mencirim Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang  terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolsek Sunggal. Sebab, pria paruh baya ini nekat menganiaya Edi Saputra (39) warga Jalan TB Simatupang Nomor 895 kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal pada hari Senin, 29 Mei 2017 silam di Perumahan Pasar VIII Dusun Telaga Sari, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Ikhwal terjadinya peristiwa itu saat korban menanyakan perihal kepengurusan surat tanahnya kepada pelaku.

“Jadi, korban telah memberikan  uang sebesar 15 juta rupiah kepada pelaku untuk mengurus surat tanah. Namun setelah enam bulan lamanya, pengurusan surat tanah tersebut tidak kunjung tuntas,” ujar Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna SH, SIK, MH didampingi Kanit Reskrim, Iptu Budiman Simanjuntak SE menjawab Matabangsa.com, Selasa, (20/2/2018).

Oleh sebab itu, Kompol Wira menjelaskan, korban berulang kali mendatangi kediaman pelaku untuk mempertanyakan status kepengurusan surat tanah miliknya hingga akhirnya terjadi penganiayaan terhadap korban.

“Nah, saat itu, pelaku yang ditemui di warung tuak mengajak korban ke rumahnya. Sesampainya di rumah tersebut, pelaku yang masuk dari pintu belakang kediamannya lalu keluar  langsung menghujamkan pisau ke arah korban,” jelas mantan Wakasat Res Narkoba Polrestabes Medan ini.

Baca Juga :   Polsek Sunggal Tangkap Pasangan Kekasih Perampok Ojek

Namun, kata Wira, korban semapt menangkis tikaman itu dan langsung melarikan diri ke rumah Kepling setempat dan akhirnya ke Mapolsek Sunggal guna melaporkan peristiwa yang dialaminya.

“Petugas yang menyelidiki  kasus ini akhirnya berhasil menangkap pelaku di kediamannya pada hari Sabtu 17 Pebruari 2018 kemarin,” imbuh Wira.

Selanjutnya, kata Wira, usai diamankan, tersangka berikut barang bukti sebilah pisau yang digunakannya mengancam  korban langsung diboyong ke Mapolsek Sunggal.

“Saat ini tersangka tengah menjalani pemeriksaan dan dijerat dengan Pasal 351 dan 353 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 1 tahun penjara,” tandasnya. (red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top