Politik

DPRD Sumut: Jadikan Labuhanbatu Sebagai Contoh Pengolahan Limbah

Matabangsa-Medan: Sebagai upaya penyelenggaraan lingkungan sehat dan bersih, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara ingin jadikan Kabupaten Labuhanbatu sebagai wilayah percontohan dalam penertiban administrasi pengelolaan limbah pabrik.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi D DPRD Provsu Ari Wibowo didampingi HT Milwan selaku Koordinator Komisi, dalam kegiatan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu, pertengahan pekan kemarin.

“Komisi D DPRD Provsu siap mendorong ataupun memfasilitasi untuk permasalah setiap perusahaan di Labuhanbatu, kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) supaya memberikan paparan apa yang menjadi kendala, dan upaya apa yang akan kita lakukan. Harapan kita kabupaten Labuhanbatu menjadi contoh untuk kabupaten lainnya,” ujar Ari dilansir dari laman resmi labuhanbatukab.go.id, Minggu (25/02/2018).

Anggota Dewan kelahiran Labuhanbatu ini menjelaskan, melalui laporan Badan Lingkungan Hidup (BLH), bahwa di Labuhanbatu masih banyak didapati Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang proses pengolahan limbahnya belum memenuhi standar. Serta, sampai saat ini pengelolaan limbah tersebut dinilai belum efisien.

“Harapan saya, permasalahan limbah ini cepat di tangani, jangan sampai masyarakat marah. Tugas kami adalah menampung aspirasi masyarakat khususnya di Kabupaten Labuhanbatu dan Labusel, dan disinilah kita perlu mencari solusi terbaik kedepan,” sebutnya.

Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap SE MSi melalui Plt Sekdakab Ahmad Muflih SH MM mengharapkan, dengan pertemuan ini seluruh aspirasi masyarakat dapat ditampung dan dibawa ke Provinsi untuk mendapatkan perhatian khusus.”Harapan kami, mudah-mudah kunjungan kerja ini memberikan solusi serta menciptakan dampak yang baik terhadap perbaikan kesehatan dan lingkungan di Kabupaten Labuhanbatu,” ujar Muflih.

Di samping itu, Plt Sekda menguraikan, Pemkab Labuhanbatu telah mengundang sejumlah perusahan dalam konteks kerjasama untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di inti kota Rantauprapat.

“Pihak Perusahaan seminggu yang lalu telah kami undang untuk menyampaikan program kami tentang pembangunan sarana dan prasarana publik berupa Ruang Terbuka Hijau. Semoga RTH ini nanti menjadi icon Rantauprapat yang pembangunannya diharapkan melalui dana CSR dari perusahaan dalam bentuk barang yang di hibahkan ke Pemkab, bukan berbentuk uang,” terang Muflih.

Kepala Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu ini sangat berharap, semoga kunjungan kerja Komisi D DPRD Provsu tersebut membuahkan hasil dan mampu memecahkan permasalahan di Kabupaten Labuhanbatu.(BSC/SS)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top