Pendidikan

UNPRI Medan Tuan Rumah  FK PS MKn PTS se Indonesia    

 

Matabangsa – Medan : Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP INI) Taufik SH MKn mengatakan, sinergitas Program Studi (Prodi) MKn dalam organisasi profesi sangat diperlukan.

Karena sinergitas adalah bentuk kerjasama win-win yang dihasilkan melalui kolaborasi masing-masing pihak, tanpa ada perasaan kalah. “Maka itulah perlunya sinergi. Sebab, sinergi adalah saling mengisi dan melengkapi perbedaan untuk mecapai hasil lebih besar dari pada jumlah bagian per bagian,” kata Taufik.

Hal tersebut diungkapkannya ketika hadir sebagai pembicara pada Seminar Nasional “Membangun   Sinergitas   Penyelenggara   Pendidikan   Kenotariatan   dengan   Ikatan Notaris Indonesia, setelah menggelar pertemuan enam bulan sekali Forum Kerjasama Program Studi Magister Kenotariatan Perguruan Tinggi Swasta (FK PS MKn PTS) se Indonesia. Dalam pertemuan itu, UNPRI Medan sebagai tuan rumah.

Selain Taufik SH MKn, hadir juga sebagai pembicara Prof Dr Basuki Rekso Wibowo SH MS (Ka.Prodi MKn UNPRI), Dr Habib Adjie SH MHum (Ka Prodi MKn Universitas Narotama /Wakil Ketua FK PS MKn PTS Se-Indonesia) dan Dr Yunirman Rijan SH MKn MH (Wakil Sekretaris FK PS MKn PTS Se-Indonesia).

Turut juga hadir 13 PTS se-Indonesia seperti UNPRI, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU),   Universitas Narotama (UNNAR), Universitas Surabaya(UBAYA),  Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA),  Universitas Islam Bandung (UNISBA), Universitas Islam Indonesia (UII),  Universitas Pancasila (UPS), UPH Universitas Pelita Harapan) (UPH), Universitas Pasundan (UNPAS), Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG), Universitas Batam (UNIBA), dan Universitas Jayabaya(UJAYABAYA).

Acara juga dihadiri Ketua BPH Dr Tommy Leonar SH MKn,  Direktur Sekolah Pascasarjana UNPRI Dr Azharudin SH MKn,  Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting SSit MKes, Sekretaris Pascasarjana UNPRI Dr Ir Yusriando SH MH, Sekretaris Program Studi Magister Kenotariatan Dr Elvira Fitriyani Pakpahan SHI MHum, Wakil Rektor II UNPRI Seno Aji SPd MEng Prac, Wakil Rektor III Said Rial SH MA dan para mahasiswa  Sekolah Pascasarjana UNPRI.

Menurut Taufik,sinergitas antara Prodi penyelenggara MKn dengan INI, juga diharapkan menghasilkan suatu kolaborasi, yang dapat memberi manfaat bagi kedua belah pihak.

Sehingga, dia mengharapkan, nantinya dapat mencetak notaris yang dapat melayani masyarakat sebagaimana tugas dan fungsinya sebagai notaris.

Wakil Ketua FK PS MKn PTS Se-Indonesia , Dr Habib Adjie SH MHum  membahas tentang bagaimana mencari dan menentukan posisi yang tepat pendidikan kenotariatan Indonesia.

Sedangkan, Wakil Sekretaris FK PS MKn PTS Se-Indonesia   Yunirman Rijan SH MKn MH menyampaikan, tentang cara mudah meningkatkan mutu lulusan Prodi MKn melalui perubahan pola rekrutmen.

Dari Seminar itu terlihat hidup, tampak dari sejumlah pertanyaan yang ditujukan kepada para pembicara tersebut.

Pada kesempatan yang sama Ka Prodi MKn UNPRI Prof Dr Basuki Rekso Wibowo SH MS dalam paparannya menyampaikan, selintas mengenai  tujuan pendidikan kenotariatan.

Menurut Prof Basuki, tujuan pendidikan kenotariatan itu,  untuk mempersiapkan dan membentuk lulusan yang memiliki karakter, kompetensi serta integritas kuat  sebagai notaris yang handal dan profesional, dalam memberikan jasa pelayanan, berkusalitas prima kepada masyarakat.

Karena itu, ucap Prof Basuki, pendidikan seyogyanya penyelenggaraan pendidikan dijalakan oleh perguruan tinggi yang kompeten, bersinergi secara berkelanjutaan dengan organisasi profesi, serta semua pemangku kepentingan.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua BPH UNPRI yang juga Dekan Fakultas Hukum (FH) UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Senin(5/3) menyatakan terimakasih atas diberikannya kepercayaan karena UNPRI Medan,  menjadi tuan rumah pada pertemuan rutin setiap enaam bulan sekali Forum Kerjasama Program Studi MKn.

Tommy berharap, Program MKn di FH  UNPRI kelak  melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi dan kualitas sesuai yang diharapkan, serta berpegang teguh dengan kode etik profesional dan undang-undang yang berlaku. (ril)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top