Hukum

Mayat di Perkebunan Sawit Dievakuasi Polsek Sunggal

MEDAN – Polsek Sunggal bersama tim Innafis Polrestabes Medan mengevakuasi jasad seorangpengemudi truck dari  areal perkebunan kelapa sawit milik PTPN II Sei Sei Semayang, Jalan Medan – Binjai KM 13 Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Jasad yang belakangan diketahui bernama Adi Saputra alias Ponidi Jalan Bingkan Dusun I Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai ini ditemukan rekan se profesinya 100 meter dari truck yang dikemudikannya pada hari Kamis 8 Maret 2018 sekira pukul 19.00 WIB.

“Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, truck yang dikemudikan korban terparkir di tepi jalan. Namun yang bersangkutan tidak berada di situ tetapi ponsel dan uang sebanyak 900 ribu rupiah milik korban berada di dalam truck yang tidak terkunci,” ujar Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna SH SIK MH di Mapolsek Sunggal menjawab awak media ini, Jumat, (9/3/2018).

Selanjutnya, Wira menerangkan, rekan-rekan korban yang berada di lokasi langsung menelepon istri korban menanyakan apakah yang bersangkutan telah berada di rumah.

Baca Juga :   Gelapkan Honda, Warga Marelan Diciduk Polsek Sunggal

“Istri korban yang ditelepon menjawab bahwa suaminya belum berada di rumah dan sempat mengeluh sakit perut sore hari itu. Oleh karenanya, rekan korban langsung mencari dan menemukan jasad korban dengan posisi terlentang,” terang alumnus Akpol tahun 2005 ini.

Mengetahui itu, kata Wira, rekan-rekan korban langsung menghubungi  kepling setempat, mandor proyek dan dilanjutkan ke Polsek Sunggal.

“petugas yang menerima informasi temuan mayat itu langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara,” imbuhnya.

Selain itu, ditambahkan Wira, diduga kuat korban meninggal karena sakit yang dideritanya.

Hal itu diperkuat dari keterangan anak korban, Juni Ismanto, karyawan PTPN 2 Payabakung, Kecamatan Hamparan Perak yang menyebutkan orangtuanya 2 bulan belakangan ini mengeluh kakinya yang terkena asam urat sakit.

“Korban meninggal karena sakit. Sebab, anak korban mengakui dua bulan belakangan  oragtuanya mengeluh sakit asam urat,” tandasnya. (red)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top