Hukum

Minta Instansi Diperiksa GMPB Demo Kejatisu

Matabangsa-Medan: Puluhan Mahasiswa mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Peduli Birokasi (GMPB) Sumatera Utara menggeruduk kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) di Jalan Abdul Haris Nasution Medan, kemarin.

Kedatangan massa aksi yang dilengkapi poster karton dan spanduk itu meminta pihak Kejati Sumut agar dapat memeriksa beberapa Instansi dijajaran Pemprovsu yang terindakasi  adanya dugaan korupsi.

Dalam orasinya, massa aksi menuntut Kejati Sumut segera memeriksa beberapa proyek yang diduga bermasalah di Dinas PSDA Sumut pada proyek Sungai Mencirim dan Sungai Binge dengan nilai proyek Rp1,4 miliar yang dinilai merugikan negara.

Proyek itu diantaranya  pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) sebesar Rp914.375.000 dan SID peningkatan infastruktur irigasi pada DI padang garugur kiri/kanan di kabupaten Lawas Utara seluas 1.050 hektar tahun 2016 dengan memakai PT Prima Rancang Konsulindo senilai Rp 425.260.000.

“Kita minta agar pihak Kejati Sumut segera memeriksa terkait dugaan yang kami sebutkan, dan segera memanggil Kepala Dinas PSDA Lukman Hakim terkait dugaan korupsi itu, karena jika dibiarkan dikawatirkan akan menimbulkan kerugian negara yang lebih besar,” teriak Koordinator Aksi  Tri Wahyu Aditya.

Selain itu, Sambung Tri Wahyu Adtya, dugaan korupsi juga dilakukan oleh Kepala Dinas PSDA Sumut perihal proyek Rehabilitasi dan Pembangunan Pengendalian Banjir Pengamanan Sungai di Sei Besitang Kabupaten Langkat senilai Rp 735.340.100.

Tidak hanya itu, GMPB juga meminta Kejati Sumut agar segera memeriksa Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut  yang dituding melakukan dugaan korupsi karena ditemukannya kekurangan volume fisik pekerjaan dan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang disyaratkan pada pekerjaan jalan dengan konstruksi Hotmix sehingga terjadi kerugian negara sebesar Rp1.718.939.219 sesuai dengan Laporan Hasil Audit (LHP) BPK RI dengan nomor : 41.C/S/XVIII.MDN/05/2016.

“Sudah ada hasil audit yang dilakukan BPK, itu sudah ada temuan kerugian Negara. Kejati Sumut harus segera periksa Kepala Dinas Bina Marga Sumut, Kajati Sumut jangan mengabaikan praktek-praktek oknum yang dengan sengaja memanfaatkan jabatan untuk memperkaya diri dan kelompok,” teriak Tri Wahyudi lagi.

Pihak Kejati Sumut melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Sumanggar Siagian SH, mengatakan akan segera menindaklanjuti dugaan korupsi yang terjadi di bebarapa Instansi Pemprosu dan meminta massa aksi agar segera melengkapi dokumen bukti terkait tuntutan yang dilakukan.

“terimakasih kepada teman-teman mahasiswa yang telah mendukung pemberantasan korupsi, kami meminta agar dugaan korupsi yang disampaikan ini dapat dilengkapi dokumennya supaya bisa ditindaklanjuti dan di proses,” ujar Sumanggar.(Rel/SS)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top