Kesehatan

Sejumlah Obat Palsu Beredar di Sumut, Salah Satunya Pil KB,

Matabangsa-Medan: Semua apotek di Sumatera Utara (Sumut) diminta agar selalu memperoleh jenis obat apapun hanya dari sumber yang resmi. Pasalnya, saat ini dipastikan sejumlah obat palsu beredar di Sumut termasuk salah satunya ialah pil KB (Mycroginon).

“Kita curiga saat ini masih ada. Karena peredarannya kan sudah berbulan,” ujar Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yulius Sacramento Tarigan kepada wartawan, Selasa (20/03/2018).

Sacramento menjelaskan, pihaknya masih terus mendalami peredaran pil KB palsu yang ada ini bahkan hingga ketingkat nasional. Hal ini guna dapat diketahui secara pasti siapa dalang di balik peredarannya.”Tersangkanya juga bila tidak koperatif akan kita maksimalkan ancamannya. Kita masih terus mendalami kasusnya,” tegasnya.

Lebih jauh Sacramento mengungkapkan, kalaupun obat diperoleh dari sumber yang resmi, itupun masih ada kemungkinan akan disusupi obat palsu beberapa unit, ataupun dengan modus bonus tambahan obat. Apalagi bila apotek memperoleh obat dari sumber yang tidak resmi, maka akan sulit dipertanggungjawabkan kebenaran obatnya.

Sacramento menambahkan, apotek jangan pernah mau mengorder atau menerima tawaran obat dari pihak yang bukan distributor resmi. Karena itu sudah dapat dipastikan, kalau bukan semua, ada sedikit obat palsu yang disusupkan oleh oknum yang ingin mencari keuntungan dengan cara ilegal.”Selain itu, konsumen juga harus membeli obat ketempat yang sah. Kemudian komunikasikan dengan penanggungjawab apoteknya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, BBPOM di Medan pada Selasa (13/03/2018) lalu telah mengamankan ribuan obat palsu dari sejumlah apotek di Sumut dan satu orang tersangka pengedarnya. Selain pil KB palsu sebanyak 2.100 tablet, BBPOM juga menemukan 5.093 kapsul obat antibiotik (Chloramphenicol), 200 tablet obat diare (Imodium) dan 90 tablet obat jamur (Nizoral) palsu lainnya.(BS/SS)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top