Hukum

Beli Sabu, Warga Tandem Ditangkap Polsek Sunggal

Matabangsa-Medan : Usai membeli paket klip kecil sabu seharga 50 ribu rupiah, Dedi Fransisco Sitompul (23) ditangkap personel Polsek Sunggal.

Dedi, penduduk Dusun I Purnama Sari, Kelurahan Tandem Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang tersebut kala itu tengah melintas di Jalan Gajah Mada Kecamatan Tunggu Rono, Binjai Timur dengan mengendarai Yamaha Mio J plat BL 3467 YE usai membeli paket sabu di Jalan Sei Mencirim Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang pada hari Selasa 10 Juli 2018.

Dari pria pengangguran ini, petugas menyita barang bukti paket sabu beserta sepeda motor pelaku.

“Pada hari Selasa tanggal 10 Juli 2018 sekira pukul 17.00 wib, saya mendatangi seorang laki-laki di kawasan tersebut guna membeli paket sabu seharga 50 ribu rupiah,” kata Dedi kepada matabangsa.com di Mapolsek Sunggal, Sabtu, (14/7/2018).

Lanjut dijelaskannya, usai membeli barang haram dari seseorang yang tidak dikenalnya tersebut, ial langsung tancap gas menuju kediamannya.

“Di perjalanan, saya dihentikan oleh petugas berpakaian preman. Saat itu, saya sempat membuang paket sabu yang dibeli itu,” jelas Dedi.

Baca Juga :   Jual Sabu, Warga Gang Rasmi Masuk Sel

Akan tetapi, kata Dedi, petugas yang telah membuntuti langsung menyuruh saya memungut sabu yang dibuang itu.

“Selanjutnya, saya mengakui bahwa sabu itu merupakan milki saya,” tandasnya.

Semantara itu, Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH didampingi Kanit Reskrim, Iptu Budiman Simanjuntak, SE membenarkan adanya pelaku tindak pidana narkotika diamankan pihaknya.

“Benar. Pelaku sempat membuang sabu dari genggaman tangan kirinya saat dihentikan petugas berpakaian preman,” ujar Yasir.

Usai diamankan, kata Yasir, pelaku berikut barang bukti sabu dan sepeda motor langsung digelandang ke Mapolsek Sunggal untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Imbas perbuatannya, pelaku langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek Sunggal. Sebab, ia terbukti melanggar ketentuan yang diatur dalam Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 12 tahun hukuman penjara,” tandas Alumnus Akpol Tahun 2005 ini. (rj)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top