Hukum

Wartawan Beberkan Kronologis Pemukulan kepada Kapolres Belawan

Matabangsa-Medan : Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis SH MH menjenguk wartawan korban pemukulan oknum ketua Organisasi Kepemudaan (OKP).

Hal itu sebagai bentuk keperihatinan AKBP Ikhwan Lubis terhadap korban.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Mapolres Belawan ini didampingi Wakapolres, Kompol Taufik dan sejumlah insan Pers.

“Ya, ini merupakan bentuk keperihatinan kita terhadap korban atas peristiwa yang dialaminya,”kata Kapolres Belawan kepada matabanagsa.com, Jumat (13/7/2018)

Lebih lanjut dijelaskannya, pada kesempatan tersebut, ia beserta rombongan memberi semangat kepada Nelson Siregar yang tampak masih trauma.

“Sebagai bentuk rasa empati, kita juga memberi semangat kepada korban agar tetap semangat dalam menjalankan profesi jurnalistiknya,” jelas mantan Kasubdit Indag  Ditreskrimsus Polda Sumut ini.

Sementara itu, di hadapan Kapolres Belawan,Nelson Siregar menceritakan ikhwal kejadian yang dialaminya saat melintas di depan proyek tanah timbunan PJKA persisnya di depanPelabuhan Bandar Deli Belawan.

“Ketika itu saya berhenti  tepat di proyek pembangunan tersebut karena menerima telepon. Setelah itu, saya minum kopi di Jalan Jawa simpang Jalan Bliton Timur,” bebernya dengan kondisi jarum infus masih melekat di tubuhnya.

Baca Juga :   Muhammaddiyah akan Geruduk Polres Belawan

Secara tiba-tiba, kata Nelson oknum ketua OKP berinisial MA mendatanginya seraya menghardik dengan tudingan memfoto lokasi proyek.

“Ngapain kamu memfoto lokasi proyek itu,” kata Nelson menirukan ucapan MA.

Tanpa diduga korban, MA langsung menganiaya dirinya usai menjawab pertayaan MA.

“Tak senang atas jawaban saya, MA langsung menghujani saya dengan pukulan hingga mengenai wajah, tulang rusuk sebelah kiri dan rahang serta lengan,” tambah Nelson sembari menahan sakit.

Kendati demikian, disebutkannya, saat itu ia tidak melakukan perlawanan.

“Namun hal itu semakin membuat pelaku semakin beringas dan mengancam akan membacok dirinya,” sebutnya.

Beruntung ia dapat meloloskan diri dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan.

Tidak butuh waktu lama, MA akhirnya berhasil ditangkap  oleh Tim Penaganan Gangguan Keamanan (Gagak) di kediamannya pada hari Kamis 12 Juli 2018 malam dan kini tengah menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Pelabuhan Belawan. (rj)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top