Ragam

Kapolri Tinjau Penanganan Karhutla di Kalteng

Matabangsa-Kalteng : Kapolri Jenderal Polisi Prof HM Tito Karnavian PhD meninjau penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhulta), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pada peninjauan tersebut, orang nomor satu di Polri ini bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs Condro Kirono MM MHum, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Drs M Fadil Imran MSi, Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Dr Dedi Prasetyo MHum MSi MM, Karo Provost Brigjen Pol Drs Hendro Pandowo MSi dan Koorspripim Kapolri Kombes Ferdy Sambo.

Selain itu, dalam kunjungan dan peninjauan di Kalteng turut hadir Menko Polhukam RI Jenderal TNI (Purn) Dr H Wiranto SH SIP, Menteri LHK Dr Ir Siti Nurbaya Bakar MSc, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Kepala Badan Restorasi Gambut Ir Nazir Foead MSc.

Kedatangan rombongan Kapolri disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Bapak H Sugianto Sabran, Pangdam XII/Tanjung Pura Mayjen TNI Herman Asaribab, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Drs Ilham Salahudin SH MHum dan Unsur Forkopimda Provinsi Kalteng.

Baca Juga :   Kapolsek Medan Baru Bersama Muspida Pimpin Penertiban Pedagang

Setibanya di ruang VIP Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan menerima pemaparan terkait situasi terkini kondisi pengendalian karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran ketika didulat menyampaikan sambutan mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan peninjauan yang dilaksanakan oleh Menko Polhukam, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan di Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan kejadian Karhutla di Kalteng 99 persen merupakan perbuatan manusia.

Oleh karena itu, Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan usul kepada Menteri LHK agar dilaksanakan Moraturium Pembukaan Lahan Sawit dan Gambut.

Sedangkan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (DalKarhutla), Komandan Resort Militer (Danrem) 102/Paju Panjung, Kolonel Arm Saiful Rizal S Sos dalam paparannya menyampaikan tahapan-tahapan dan proses pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah.

Disebutkannya, hingga saat ini titik api atau hotspot sudah berkurang jauh yang disebabkan karena turunnya hujan di wilayah Kalteng.

Selain itu Dansatgas juga menyampaikan bahwasanya sudah dilakukan penegakan hukum terhadap pelaku Karhutla baik perseorangan maupun korporasi.

Baca Juga :   Bawa Sajam, Suporter PSMS Ditangkap Polsek Medan Kota

Menanggapi hal itu, Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) menekankan kembali bahwa penyebab Karhutla di Kalimantan Tengah ini 99 persen disebabkan oleh perbuatan Manusia.

Oleh karena itu, penegakkan hukum wajib dilakukan.

“Hujan dapat membantu menurunkan jumlah titik api, salah satunya hujan buatan. Namun hujan buatan dapat terjadi dengan syarat adanya awan sebanyak 70 persen. Jika tidak mencapai syarat itu, maka hujan buatan sulit untuk dilakukan. Oleh karena itu, doa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dapat membantu kita semua” tegas Menkopolhukam.

Berkaitan dengan hal itu, berdasarkan uraian Gubernur Kalteng dan Danrem, Menkopolhukam menilai bahwa arahan yang telah disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakornas) Penanggulangan Karhutla di Jakarta secara umum telah dilaksanakan oleh seluruh elemen di Kalteng.

Oleh karena itu, kehadiran Menkopolhukam beserta pejabat terkait adalah untuk meninjau hasil di lapangan, serta memetakan kendala yang dihadapi.

Dengan demikian penanggulangan karhutla di Kalteng akan dapat terselenggara dengan lebih optimal.

Usai rangkaian pemaparan dan arahan terkait Pengendalian Karhulta, rombongan Kapolri dan Menkopolhukam meninjau lokasi Karhutla di Kelurahan Menteng, Palangkaraya.

Baca Juga :   Perdamaian Kasus KDRT Diganjal, Istri Minta Cerai

Di lokasi tersebut, Menkopolhukam menyaksikan pemadaman api dengan teknik sunbut atau suntik gambut menggunakan pompa air.

Di lokasi karhutla, Menkopolhukam menegaskan bahwa pelaku pembakaran hutan harus segera diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Selepas meninjau secara langsung Karhulta, Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan melaksanakan Salat Jumat di Mesjid Darul Arqam Muhammadiyah Palangkaraya.

Setelah Salat Jumat, Rombongan kemudian menuju VIP Room Bandara Tjilik Riwut Palangakaraya untuk makan siang.

Pada pukul 13.30 WIB Rombongan menaiki pesawat Boeing 737 TNI-AU guna bertolak ke Pontianak, Kalimantan Barat. (rj/ril)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top