Hukum

Edarkan Narkotika, Istri Narapidana di Sergai ‘Nyusul’ Suaminya

Matabangsa-Sergai: Edarkan Narkotika, seorang ibu rumah tangga (IRT), istri dari narapidana di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) nyusul yang diundang ke penjara.

Pasalnya, Saridah alias Idah (38) Warga Dusun I Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai ini terjaring pribadi Satres Narkoba Polres Sergai pada hari Jumat, 30 Agustus 2019 pekan lalu dalam operasi Gerebek Kampung Narkoba (GKN).

Dari ibu tiga anak ini, petugas menyita barang bukti terdiri dari dua plastik klip transparan yang berisikan butiran kristal memverifikasi narkotika jenis sabu dengan berat brutto 4,29 gram, penuh plastik klip kosong, dompet dan uang tunai sebesar Rp.50.000 ,.

“Terungkapnya laporan ini menyusul tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah akan peredaran narkotika yang dilakoni tersangka,” ujar Kapolres Serdangbedagai (Sergai) AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu S.Jadi SIK MSi melalui Kasatres Narkoba, AKP Martualesi Sitepu SH MH matatangsa.com, Rabu, (4/9/2019).

Saat ini, lanjutkan lagi Kanit Reskrim Polsek Kota Medan ini, ia dan Kanit Idik II Satres Narkoba, Ipda I Made Dwi Krisnanda, S.Trk bersama tim yang melakukan bantuan mengakses rumah sang pengedar sabu itu.

“Nah, kompilasi dilakukan penggerebekan, tersangka diterima melenyapkan barang bukti sabu. Namun kita berhasil mengetahuinya,” jelas AKP Martualesi.

Ketika diinterogasi, Martualesi mengutip, Idah mengaku nekat menjual sabu untuk memenuhi kebutuhan hidup ia dan tiga kambing karena sang suami tercinta juga sedang memikirkan mengenai narkotika.

“Berdasarkan keterangan tersangka, tanggapan juga sedang menunggu hukuman pascaditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) empat tahun yang lalu dan divonis 6,8 tahun penjara,” sebut orang nomor satu di Satres Narkoba Polres Sergai ini.

Usai diamankan, kata Martualesi, tersangka mengikuti barang bukti langsung diboyong ke Mapolres Sergai untuk diproses.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman penjara maksimum 20 tahun penjara,” pungkas mantan Kapolsek Kutalimbaru ini.

Sementara itu, setelah ditangkap, Idah sendiri mengaku menyesali tindakannya mengedarkan narkotika.

Baca Juga :   Curi Tabung LPG, Tuyul Ditangkap Pegasus Medan Baru

“Aku menyesal karena sudah mengedarkan sabu,” katanya. (rj)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top