Ekonomi

TS & AB: Acil Lubis Beberkan Dugaan Monopoli Proyek di PDAM Tirtanadi

Matabangsa-Medan: Dugaan monopoli proyek di PDAM Tirtanadi terbongkar. Aktivis 98 Acil Lubis dengan gamblang membeberkan semuanya. Dirut Trisno Sumantri (TS) diduga terlibat ikut dalam memonopoli proyek pengadaan langsung (PL) di bawah Rp 400 juta.

“Kita tahu TS ikut dalam dugaan monopoli proyek PL di PDAM Tirtanadi,” cetus Acil di kawasan Jalan Binjai dikutip dari Drberita.com, Medan, Senin 9 September 2019.

Acil membeberkan, semua proyek PL PDAM Tirtanadi yang dikerjakan diduga melibatkan rekanan berinisial AB dengan berbagai perusahaan. Seperti perusahaan milik Ewin, Zainal dan Ivan yang pinjam oleh AB.

“Judul proyek-proyek PL itu juga kita tahu. TS berkaloborasi dengan AB. Monopoli proyek PL ini juga kita duga melibatkan salah satu direktur,” cetusnya.

Pola main yang diciptakan dalam monopoli proyek PDAM Tirtanadi, kata Acil, rekanan yang dapat proyek PL wajib menyetor 10-15 persen.

“Contohnya pekerjaan perbaikan pompa dan transmisi distribusi. AB dengan rekan-rekannya. Peran TS dimana? tanya ke AB saja,” tegas Acil.

Acil kemudian membeberkan nama-nama proyek PL PDAM Tirtanadi yang dimonopoli;

  1. Pesangan depot air siap minum di lokasi Masjid Al Musannif Jalan Cemara Medan Estate dengan pagu Rp 91.092.400,00.
  2. Pekerjaan pemasangan pipa HDPE 350mm untuk WO di lokasi Tangkahan saluran penghantar Rp 35.754.400,00.
  3. Pemasangan depot air siap minum di lokasi Denpom Jalan Letjen Suprapto No.3 Medan Rp 26.045.900,00.
  4. Pekerjaan pemasangan air valve saluran penghantar Sibolangit Rp 20.340.500,00.
  5. Pemasangan depot air siap minum di lokasi Taman Asrama Deninteldam I/BB Rp 26.045.900,00.
  6. Aluver 3 alumunium dll pengadaan reagent dan bahan kimia untuk IPAM Martubung Rp 13.787.792,00.
  7. Pengadaan kuvet lovibond comparator dll IPAM Deli Tua Rp 9.222.668,00.
  8. Pengadaan alat turbidimeter portable dll unit laboratorium Rp 32.194.470,00.
  9. Pengadaan meter air dll cabang Medan Kota Rp 203.965.613,00.
  10. IDEXX Colilert 18 dll pengadaan reagensial unit Laboratorium Rp 84.072.000,00.
  11. Pengadaan SDIC untuk kebutuhan 3 bulan sumur bor booster pump div PAM Rp 254.862.300,00.
  12. Pengadaan AC Split dll IPAM Martubung Rp 35.145.298,00.
  13. Pipa HDPE 3/4 dll pengadaan material sambungan baru bulan Juli 2019 cabang Tuasan Rp 90.659.500,00.
  14. Pengadaan Pipa PVC 63mm dll pengadaan distribusi dibayar pelanggan Jalan Karya Bakti Gg. Teratai No.1 cabang Sei Agul Rp 3.068.818,00.
  15. Pengadaan pipa pvc 63mm dll distribusi dibayar pelanggal Jalan Gelatik dll cabang HM Yamin Rp 3.220.855,00.
  16. Pipa HDPE 3/4 pralon dll pengadaan meterial sambungan baru cabang Cemara Rp 155.723.105,00.
  17. Pipa HDPE 3/4 pralon dll pengadaan material sambungan baru bulan Agustus 2019 Cabang Padang Bulan Rp 120.665.600,00.
Baca Juga :   PDAM Tirtanadi Cuci Reservoir Dan Pasang Magnetic Flow Meter di IPA Hamparan Perak

“Semua itu yang tahu TS dan AB. Makanya saya bilang ini proyok PL yang dimonopoli. Satu pintu semua kerjaan yang dilakukan. Kita minta kejaksaan untuk mengusut dugaan suap 10-15 persen itu,” tegas Acil

Acil juga membeberkan bukti perjalanan TS Medan-Jakarta pasca-dirinya dilantik menjadi Direktur Utama PDAM Tirtanadi.

“Ini dia SPPD TS : Tanggal 20-22 Mei ke Jakarta. Tanggal 26-28 Mei ke Jakarta. Tanggal 26-29 Juni ke Jakarta-Bandung. Tanggal 1-3 July ke Jakarta. Tanggal 15-20 July ke Jakarta-Bandung. Tanggal 31 July sampai 3 Agustus ke Jakarta. Tanggal 13-15 Agustus ke Jakarta. Tanggal 19-23 Agustus ke Jakarta-Jogja. Tanggal 27-29 Agustus ke Jakarta. Dan tanggal 2-4 September ke Jakarta,” paparnya.

“Atau kita buka-bukaan lagi soal rencana proyek Rp 80 miliar? TS sadar dirilah jadi dirut, ini bukan bank swasta, ini perusahaan pelayanan milik masyarakat Sumut. Kita tunggu action dari Gubernur Edy Rahmayadi,” sambungnya mengakhiri. (dave/Drberita.com)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top