Pendidikan

Plt Kadisdik Batubara : Kurikulum Antikorupsi Bukan Menambah Mata Pelajaran Baru

Matabangsa-Medan: Plt Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Kabupaten Batubara, Ilyas Sitorus menilai, kurikulum pendidikan antikorupsi yang akan diimplementasikan di sekolah-sekolah bukan berarti menghadirkan mata pelajaran baru.

Namun, kata Ilyas Sitorus, sekolah-sekolah dapat menggunakan cara kreatif dan inovatif dalam mengimplementasikan program pendidikan antikorupsi.

“Jangan bayangkan ada mata pelajaran baru. Kalau itu yang dimaksud, maaf, di tingkat pendidikan dasar [SD, SMP] bebannya sudah terlalu banyak,” ujar Ilyas Sitorus di sela kegiatan Workshop Penyusunan Peraturan Pendidikan Antikorupsi di Kantor Gubsu Sumut, Rabu (18/9/2019).

Menurut Ilyas, nanti harus ada cara-cara yang lebih kreatif, inovatif untuk mengimplementasikan program gerakan antikorupsi di sekolah-sekolah.

Workshop ini, kata Ilyas, nanti akan ditindaklanjuti dengan menghasilkan draft peraturan daerah provinsi, kabupaten dan kota.

Termasuk Kabupaten Batubara, ungkap Ilyas, tentunya bersama kawan-kawan akan segera menyelesaikannya dalam dua minggu ke depan

Paling tidak, menurut Ilyas, dalam implementasinya nanti akan menggambarkan nilai-nilai integritas, yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, berani, tanggung jawab, kerja keras, sederhana dan adil.

Baca Juga :   Pilgubsu, Eramas Unggul di Batubara Djoss Keok

Workshop Penyusunan Peraturan Antikorupsi itu, kata Ilyas, digelar pada 18-19 September 2019 yang diikuti seluruh Kadis Pendidikan dan Kabag Hukum kabupaten/kota se Sumatera Utara dengan nara sumber dari KPK, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Biro Hukum Setdaprovsu serta BPSDM Provinsi Sumatera Utara. (dave/RMC)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top