Ekonomi

Rusdi Sinuraya: Pedagang Aset Pasar, Maka Jadikan Pasar Rumah Pedagang

Matabangsa-Medan:  Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya terus melakukan pembenahan dan penataan sekaligus pembangunan pasar tradisional di Kota Medan.
Bahkan, begitu diberi amanah oleh Walikota Medan Dzulmi Eldin, orang nomor satu di PD Pasar Medan ini langsung melakukan berbagai terobosan demi terciptanya kenyamanan bertransaksi antar pedagang dan pembeli
“Pedagang sebagai aset pasar harus tetap dirangkul dan dijaga. Makanya, pasar harus terus ditata menjadi lebih baik, karena Pasar adalah Rumah Pedagang,” kata Rusdi Sinuraya di ruang kerjanya dibilangan Pajak/Pasar Petisah Medan, Jumat (4/10/2019).
Rusdi mengatakan, selain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari pasar, pembenahan yang dilakukan sekaligus untuk mengubah image kalau selama ini pasar tradisional dilabeli jorok, becek dan macet.
Image itu, sebutnya lagi, harus ditebas dengan membangun dan meruislagh pasar tradisional kumuh menjadi lebih ‘manusiawi’ enak untuk dikunjungi bersih dan nyaman bagi pedagang dan masyarakat pembeli.
Sebut saja yang terdekat setelah berhasil merevitalisasi Pajak Timah dalam waktu yang hampir bersamaan Rusdi Sinuraya selesai membangun Pasar Titi Kuning (Tikung) 4 (empat) lantai yang megah indah bersih dan nyaman. Lantai satu menampung 389 pedagang yang sebelumnya sudah memiliki kios mereka tidak dioungut biaya hanya administrasi sesuai Perda yang dikeluarkan Pemko Medan.
Untuk Pasar Tikung, Rusdi Sinuraya terus menyiapkan berbagai sarana dan prasarana Pasar Tikung. Obsesi Rusdi Sinuraya menjadikan Pasar Tikung sebagai Pasar Wisata pertama di Sumut dan terbaik di Indonesia perlahan dan pasti mulai terwujud.
“Target itu secara bertahap sudah dipenuhi. Misalnya penataan tempat berjualan, tidak boleh menambah lapak yang sudah tersedia, kebersihan harus terjaga, kamar mandi yang bersih dan fasilitas-fasilitas lainnya,” kata Rusdi Sinuraya pada saat soft opening Pasar Tikung Jalan Brigjen Zein Hamid, Titi Kuning, Medan, Rabu (02/10/2019).
Didampingi Direktur Operasional Yohny Anwar, Direktur Keuangan Osman Manalu, Direktur SDM Arifin Rambe, Kepala Pasar I Syafrizal Lubis, Kepala Pasar Titi Kuning Herman Harahap serta pengembang Pasar Tikung Hendy Ong, Rusdi pada acara tersebut mengimbau para pedagang menaati peraturan yang sudah ditentukan serta jangan memaksakan keinginan pribadi karena berpeluang bertentangan dengan aturan.
“Makanya setiap saya blusukan mengunjungi pedagang selalu menanyakan kondisi transaksi perdagangan dari 53 pasar yang ada di Kota Medan. Ini adalah kebahagiaan saya, karena saya juga anak pedagang,” ungkap Rusdi Sinuraya yang berani frontal untuk mempertahankan kepentingan pasar dan pedagang yang akhirnya kerap membuat banyak oknum kurang menyukai Putra Karo ini.
Sepintas, ayah dari Habiburrahman yang anggota DPRD Kota Medan ini terlihat sangat lembut dan kalm. Namun bila bicara mengenai pedagang dan pasar, apalagi jika hak hak pedagang diabaikan dia bisa berubah jadi sangat berang.
Kadang Rusdi tak peduli dengan oknum oknum ‘pedagang berdasi’ yang mengandalkan koneksi dan posisi untuk membuat pedagang menjadi ‘sapi perahan’ menggerogoti PAD Kota Medan. Karenanya, tak sedikit oknum yang merasa ‘terganggu” dengan gaya totalitas Rusdi Sinuraya membangun pasar dan pedagang Kota Medan.
“Mari‎ jadikan pasar sebagai rumah pedagang, atur segala sesuatunya dengan baik yang pro pedagang dan demi kemajuan Pasar Kota Medan dan peningkatan PAD sektor pasar. Pembenahan dilakukan termasuk tempat berjualan, koridor atau akses di pasar yang kita huni. Sebab itu faktor terpenting untuk menjadi pasar idaman dan percontohan,” ajak Rusdi. (Dave)

Baca Juga :   Dirut PD Pasar: Jadikan Pekerjaan Ladang Ibadah
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top