Uncategorized

Bacary Sagna Kecewa Dengan Pernyataan Fabregas Ini

Beberapa waktu yang lalu Cesc Fabregas menceritakan pengalaman indah dan masa sulitnya ketika berada di Arsenal. Salah satu ucapan Fabregas ternyata membuat Bacary Sagna merasa tersindir dan membalasnya dengan komentar yang cukup pedas entah level berapa.

Sebelumnya dalam sebuah acara bincang-bincang dalam format podcast, Fabregas menceritakan pengalaman yang ia rasakan ketika bermain untuk Arsenal.

Salah satu yang dikatakan Fabregas adalah bagaimana tekanan yang ia rasakan saat menjabat sebagai kapten klub.

Selain itu Fabregas juga mengeluhkan rekan-rekan setimnya yang ada yang masih tertawa di dalam bus saat klubnya baru saja menelan kekalahan. Entah kenapa pada tertawa, mungkin Fabregas ini tidak diajak saat bercanda makanya kesal dia.

Fabregas juga menganggap level permainan mayoritas pemain Arsenal tidak setara dengannya. (Blarrr) bunyi petir menyambar orang sombong.

Hanya Robin van Persie dan Samir Nasri yang dianggapnya tampil dengan kualitas di atas rata-rata.

“Khususnya di dua atau tiga tahun terakhir. Saya merasa cuma Robin dan Samir yang selevel dengan saya dalam hal mental dan teknik. Saya tak mengatakan sesuatu yang arogan, begitulah yang saya rasakan saat itu,” kata Fabregas dikutip dari Detik.

Baca Juga :   Seluruh Tim Premier League Setuju Liga Dilanjutkan

Hal ini ternyata membuat Bacary Sagna, merasa tersindir. Sagna sendiri memang bermain selama empat musim bersama Fabregas dari 2007 hingga 2011.

“Saya terkejut membaca komentarnya. Dia seharusnya menjadi seorang pemimpin di tim, pemain dengan masa depan cerah. Sebagai pemimpin dan pemain sejati, bukan begitu caranya membicarakan klubmu sendiri,” ujar Sagna.

“Saya terkejut karena dia orangnya baik. Dia tetaplah orang baik. Tapi saya terkejut mendengarnya.”

“Arsenal yang menjadikan dia seperti sekarang. Jadi menyebut sejumlah pemain tak selevel dengannya terdengar sedikit kasar. Saya tak yakin dia selalu menjadi teladan selama kariernya di Arsenal.”

“Dulu dia pernah dikritik media karena tak banyak berlari ataupun mundur membantu pertahanan. Jadi para pemain lainnya bisa saja mengkritik dia, ‘kamu harusnya berlari lebih banyak, atau berkontribusi lebih’,” kata Sagna.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top