Medan

Vitamin C Mahal, DPRD Afif: Aparat Segera Investigasi

Matabangsa-Medan: Untuk harga vitamin C yang mengalami kenaikan di pasaran, sebaiknya aparat yang berwenang segera melakukan pengecekan atau investigasi, apakah ada permainan di pasaran atau pun penimbunan di Medan.

Hal itu dikatakan anggota DPRD Medan Afif Abdillah kepada wartawan melalui seluler, Rabu 8 April 2020. Menurutnya, selain masyarakat mengalami mahalnya vitamin C, dirinya juga mengalami hal yang sama.

Bahkan, alat pendeteksi suhu badan, termometer juga mengalami kenaikan harga yang signifikan. “Aparat yang berwenang di Pemko Medan Medan, sebaiknya segera melakukan pengecekan ke lapangan soal vitamin C dan alata kesehatan termometer yang harganya mengalami kenaikan signifikan,” kata Afif Abdillah.

Sebelumnya diketahui, merebaknya wabah virus corona (Covid-19) di Medan Sumatera Utara membuat berbagai produk vitamin C yang dianggap mampu menjaga imunitas tubuh, merupakan antisipasi penularan corona ini naik harga.

“Harga vitamin C melonjak di Medan sampai 100%,” kata Bu Neli pelanggan vitamin C. Termometer sebagai alat pengukur suhu badan, harganya juga naik di apotek. “Biasanya kalau sudah naik harga, tak lama mulai hilang. Kalau sudah begitu menjadi tambah sulit,” keluh Bu Neli.

Baca Juga :   2020, FPAN DPRD Medan: Warga Medan Dapat Fasilitas Kesehatan Gratis

Kembali Afif mengingatkan, untuk itu perlu dicek oleh petugas-petugas yang berwenang, apakah ada penimbunan atau memang ada kenaikan dari produsen.

“Kalau tidak ada kenaikan harga dari produsen atau distibutor, maka perlu ditelusuri toko obat dan apotek-apotek apa penyebab naiknya harga, sehingga menyusahkan warga,” tutur Afif yang politisi Nasdem ini.

Harga vitamin C di Medan kemarin, merk Enervon-C satu paket isi 4 tablet sebelumnya Rp 5.500,- sekarang menjadi Rp 10.000, Super Etercy isi 4 tablet Rp 6.000 menjadi Rp11.000. Sedang vitamin C IPI malah langka di pasaran. Kalau pun ada harganya pastilah mahal.

“Pemerintah harus peduli soal ini, mencari tahu apa yang sesungguhnya terjadi, agar bisa ditegur dan didisiplinkan pihak-pihak yang membuat kenaikan harga secara signifikan seperti itu,” tambah Afif. (dave/intip)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top