Sumut

Harkitnas 2020, Gubernur: Nilai Semangat Bangsa Tidak Boleh Mengecil

Matabangsa-Medan: Hari Kebangkitan Nasional adalah momen bagi bangsa Indonesia untuk merenungkan kembali apa yang harus dilakukan dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Saat ini salah satu cara mengisi kemerdekaan adalah dengan berkontribusi dalam pembangunan. Karena itu, nilai semangat bangsa tidak boleh mengecil.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) saat membuka webinar Hari Kebangkitan Nasional yang diadakan Ikatan Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) secara virtual di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (20/5).

“Nilai semangat bangsa ini tidak boleh mengecil, dia harus paling besar. Saya yakin cita-cita bangsa ini, Indonesia akan menjadi negara yang besar,” kata Gubernur.

Foto: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengikuti Video Conference Seminar Nasional dengan Tema “Merajut Semangat Kebangkitan Nasional Menuju Indonesia Emas” di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman No. 41 Medan, Rabu (20/5/2020). Kegiatan ini diselenggarakan oleh IKA HMI se UISU. (Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/Imam Syahputra).

Baca Juga :   2019 Pemprov Sumut Bangun 89 Km Jalan, Rancang LRT, BRT dan Tol Dalam Kota

Nilai semangat bangsa itu pula tercantum dalam konsensus dasar negara, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika. Menurutnya keempat dasar tersebut harus ditanamkan kepada seluruh anak bangsa.

Gubernur mengapresiasi webinar yang diadakan oleh IKA HMI UISU itu. Menurutnya di tengah pandemi ini, rasa kebangsaan perlu dikuatkan. “Inilah nilai murni bangsa Indonesia. Saya ucapkan terima kasih telah mengadakan acara ini, di bulan Ramadan terlebih lagi ini dalam musibah pandemi yang melanda Sumut,” kata Gubernur.

Rektor UISU Yanhar Jamaluddin mengatakan makna kebangkitan nasional itu adalah bangkitnya rasa dan semangat. Kebangkitan itu pula berasal dari modal rohani dan fisik yang dimunculkan untuk mencapai sesuatu.

“Yang akan dibangkitkan itu adalah rasa persatuan, kesatuan, nasionalisme yang harus diimplementasikan dalam tindakan sehari-hari,” kata Yanhar.

Wakil Ketua KPK RI Lili Pintauli Siregar mengatakan, bangsa Indonesia akan menjadi besar jika setiap individu berperan dalam pembangunan. Misalnya dalam pemberantasan korupsi, Lili mengatakan peran setiap pihak menularkan anti korupsi. Sebab jika, korupsi tidak ada lagi, maka kesejahteraan untuk masyarakat akan terwujud.

Baca Juga :   Malam Tahun Baru, Gubsu Ajak Forkopimda Pantau Rumah Ibadah dan Pos Pengamanan

“Inilah peran kita dalam menularkan sikap anti korupsi, untuk tidak menerima gratifikasi, penyuapan dan lain sebagainya. Semangat ini yang menjadi ujung tombak pembangunan di Sumatera Utara,” kata Lili.

Turut berpartisipasi pada webinar tersebut Kadispora Sumut Baharudin Siagian, Ketua IKA HMI UISU region Jabodetabek-Jawa Desmy Indrajaya Noor dan peserta webinar lainnya. (das)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top