Sumut

Penggunaan Gawai Secara Berlebihan Dapat Lemahkan Ketahanan Keluarga

Matabangsa-Medan: Keluarga merupakan unit terkecil dalam tatanan kelompok masyarakat. Jika setiap keluarga memiliki ketahanan yang baik, maka semakin baik pula tatanan masyarakat yang dibentuk.

Salah satu ancaman yang dinilai dapat melemahkan ketahanan keluarga saat ini adalah penggunaan gawai secara  berlebihan. Untuk itu, para orang tua diminta peka dan waspada terhadap penggunaan gawai di tengah  keluarga, khususnya bagi anak.

Peringatan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina  saat menjadi salah satu pembicara dalam seminar bertajuk “Meningkatkan Ketahanan Keluarga dalam  Mengatasi Pengaruh Gadget dan Media Sosial Bagi Masyarakat Marginal”, di Aula Raja Inal Siregar,  Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (9/12).

“Khususnya anak-anak kita yang masih sulit membedakan mana yang benar, mana yang salah. Kita awasi  saat mereka menggunakan gawai dan media sosial, karena banyak sumber kejahatan lain berasal dari  gawai. Peredaran narkoba banyak, penculikan dan perdagangan anak, pornografi, terorisme, dan  lainnya,” ujar Sekdaprovsu Sabrina Dalimunthe.

Baca Juga :   Hari Jadi Kota Medan Ke-428 Terus Bekerja & Bersatu Sebagai Sebuah Keluarga

Foto: Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah membuka Seminar  Meningkatkan Ketahanan Keluarga dalam Mengatasi Pengaruh Gadget dan Media Sosial Bagi Masyarakat  Marginal yang diselenggarakan dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-91 Provinsi Sumut, di Aula Raja  Inal Siregar, lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Jalan P Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin  (9/12/2019). (Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu / Imam Syahputra).

Tidak hanya anak, kata Sabrina, orang tua pun sering kali lalai saat menggunakan gawai dan media  sosial. Menghabiskan waktu dengan gawai dan lupa kewajiban mengurus anak dan komunikasi berkurang.

“Hal ini lah nanti yang melemahkan ketahanan keluarga, karena komunikasi melemah dan mudah muncul kesalahpahaman. Makanya sangat penting mengontrol penggunaan gawai,” tuturnya, yang dalam  kesempatan tersebut membawakan topik tentang ‘Membangun Ketahanan Keluarga dari Paham Radikalisme Gadget dan Media Sosial’.

Namun demikian, bukan berarti setiap keluarga harus menjauhi dan tidak menggunakan gawai. Menurut  Sabrina, kecanggihan teknologi harus tetap diikuti. Hanya saja, diperlukan batasan-batasan yang  tegas dibentuk dan dimulai dari lingkungan keluarga. Faktor-faktor penguat ketahanan keluarga  seperti ajaran agama, kata Sabrina, harus senantiasa digaungkan dalam keluarga.

Baca Juga :   Komitmen Berantas Korupsi dan Pencucian Uang, Pemprovsu Sosialisasi Hindari Jerat Delik Korupsi

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumut  Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah membuka seminar dan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terselenggara sebagai salah satu rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-91 Tahun 2019 Provinsi Sumut.

“Bisa dibilang Ibu sangat berperan dan benteng utama dalam mewujudkan ketahanan keluarga.  Menghabiskan banyak waktu dengan anak, Ibu harus mampu membentengi diri dan anak dari kecanduan  gawai. Sehingga keluarga terhindar dari pengaruh-pengaruh buruk yang saat ini beredar melalui gawai  dan media sosial,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumut Nurlela yang juga  hadir membenarkan bahwa permasalahan gawai dan media sosial saat ini memang banyak mengkhawatirkan  para orang tua. Namun sebaliknya, jika dimanfaatkan dengan benar, gawai, media sosial, dan internet  juga banyak memberi manfaat.

“Melalui seminar ini mudah-mudahan, memberi wawasan. Sehingga lebih banyak manfaat yang bisa diambil dari kecanggihan teknologi,” ujarnya.

Adapun pembicara lainnya yang mengisi seminar yakni Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penyelenggara  Jasa Internet Indonesia (APJII) Sumut Bambang Heru Wijaksono membawakan topik ‘Membangun Strategi  Penggunaan Gadget dan Medsos Untuk Ketahanan Keluarga’. Pembicara berikutnya Sekretaris Komisi  Infokom MUI Kota Medan Rahmat Hidayat.

Baca Juga :   Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Medan Semprot Disinfektan Di Griya I

Turut hadir dalam kegiatan tersebut ibu-ibu dari unsur Forkopimda Sumut, mewakili Badan Kerja Sama  Organisasi Wanita (BKOW) Sumut, mewakili Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Medan, para kepala  lingkungan dari 10 kecamatan di Kota Medan, anggota PKK Sumut dan ASN Pemprov Sumut.(dave)

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top