Sumut

Bertengkar Soal “Cewek”, Nyawa Mananda Jadi Melayang

Matabangsa.com-Simalungun: Berawal dari canda dan perdebatan tentang kriteria cewek yang pantas jadi seorang istri, akhirnya berujung dengan kematian yang tragis menimpa korban Mananda Siadari (33).

Keterangan yang diperoleh, pada saat kejadian, tersangka AM(21) penduduk Desa Pematang Kerasaan dan korban minum tuak dikedai salah seorang warga di Kerasahan, Kec. Bandar, Kabupaten Simalungun pada Sabtu(27/2) malam. Karena perbedaan pendapat, akhirnya antara tersangka dan korban jadi bertengkar.

leh warga yang juga minum tuak bersama mereka berusaha mendamaikan keduanya. Anehnya, setelah dilerai oleh warga tersangka keluar dari kedai. Dan oleh warga dan korban menduga bahwa tersangka sudah pulang kerumah. Namun berselang setengah jam, tersangka muncul kembali. Tanpa diduga, tersangka langsung menghujani korban dengan tusukan disekujur tangan, dada dan perut korban.

Mendapat tusukan yang secara tiba-tiba itu, korban warga Desa Pematang Kerasaan Rejo, Kec.Bandar itu tidak sempat membela diri dan akhirnya meregang nyawa dalam perjalanan menuju rumah sakit karena luka diperut dan kehabisan darah.

Kapolres Simalungun, AKBP. Agus Waluyo, melalui Kapolsek Bandar, AKP. Josia didampingi Kasubbag Humas AKP. L.Hakim Sembiring membenarkan kejadian itu. Dikatakan, setelah menerima laporan kejadian itu, Satreskrim Polsek Perdagangan langsung bergerak cepat memburu tersangka, dan tidak sampai 1x 24 jam, pada Minggu(28/2) dinihari berhasil membekuk tersangka tanpa perlawanan dari tempat persembunyiannya.

Disebutkan, motif pembunuhan sadis ini cukup sepele, berawal dari perdebatan yang meningkat jadi pertengkaran dan berujung pada kematian korban.

“Kita masih mendalami motif sebenarnya hingga tersangka nekad menghabisi korban,” terang AKP. Josia. (Renaldo Sihombing)

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top