matabangsa.com – Sibolga : Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sitinjo, Khairil Anwar, SHI, bersama Penyuluh Islam PPPK, Damri Tambunan, mengadakan pendampingan spiritual melalui pelaksanaan Salat Isya, Tarawih, dan tausiyah Ramadan. Kegiatan ini digelar pada Selasa (11/03/2025) malam di Masjid At Taubah dan dihadiri oleh puluhan warga binaan yang antusias menyambut malam penuh berkah tersebut.
Khairil Anwar memimpin langsung jalannya ibadah dengan bertindak sebagai imam dalam Salat Isya dan Tarawih berjamaah. Usai menunaikan salat, ia menyampaikan Kultum singkat yang sarat makna. “Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki diri, mendekatkan hati kepada Allah, dan memperbanyak amal ibadah,” ujarnya dengan penuh semangat.
Baca Juga: Kemenag Dairi dan Dinkes Bersinergi, Pastikan Jamaah Haji Berangkat dalam Kondisi Prima
Damri Tambunan, selaku Penyuluh Islam PPPK, melanjutkan kegiatan dengan tausiyah bertema “Amaliyah Ramadan”. Dalam pemaparannya, Damri menekankan pentingnya mengisi Ramadan tidak hanya dengan ibadah wajib, tetapi juga dengan amalan sunah seperti tadarus Al-Qur’an, sedekah, dan memperbanyak zikir. “Amaliyah Ramadan adalah bukti kecintaan kita kepada Allah. Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari segala perbuatan yang sia-sia,” jelasnya.
Damri juga mengajak warga binaan untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan sesama. “Ramadan mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik, baik secara spiritual maupun sosial. Mari kita jadikan bulan ini sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih berkah,” pesannya penuh hikmah.
Baca Juga: Bupati Langkat Syah Afandin Sambut Kacab Baru Bank Mandiri P. Berandan, Ajak Perkuat Sinergitas
Di akhir tausiyah, Damri mengajak seluruh jamaah untuk konsisten dalam menjalankan ibadah dan menjaga semangat Ramadan hingga hari kemenangan tiba. Kegiatan ini pun ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kemaslahatan bagi seluruh umat Islam.
Melalui pendampingan ini, diharapkan warga binaan dapat menjalani Ramadan dengan penuh makna, meraih keberkahan, dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah bulan suci ini berakhir. (lm)






