matabangsa.com – Medan: Pasca seminggu telah berjalan bulan suci Ramadhan merupakan bulan penuh kemuliaan dan keistimewaan bagi umat Islam. Di bulan ini, umat Muslim dituntut untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, baik yang bersifat pribadi maupun sosial.
Keutamaan ibadah di bulan suci ini begitu besar, sehingga anak-anak yang masih berada di bangku madrasah membutuhkan bimbingan serta contoh dari guru dan orang tua mereka. Seperti pepatah mengatakan, Baitul Madrasatul Ula, yang berarti rumah adalah lembaga pendidikan pertama bagi anak-anak.
Pada kegiatan awal di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Medan, Kepala Madrasah, Dra. Hj. Hasnah Siregar, MM, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme tinggi dari para siswa yang hadir pada hari pertama pembelajaran di bulan suci Ramadhan, Kamis (6/3).
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur melihat semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan di hari pertama Ramadhan ini. Kehadiran mereka yang sangat banyak menunjukkan bahwa mereka memiliki kesadaran tinggi dalam menjalankan ibadah sekaligus menuntut ilmu,” ujar Hasnah.
Kepala Madrasah juga mengingatkan para guru untuk terus memberikan motivasi kepada siswa agar tetap menjaga kekhusyukan dalam menjalankan ibadah puasa, mengingat banyaknya godaan yang mungkin mereka hadapi di luar kelas.
Sebagai bagian dari kegiatan Ramadhan, seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 secara bergantian melaksanakan shalat Dhuha berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an di masing-masing kelas.
Baca Juga: Bupati Langkat Syah Afandin Resmikan Pabrik Kelapa Sawit PT SIS, Serap 90% Tenaga Kerja Lokal
Selain itu, wali kelas juga melakukan pemeriksaan terhadap buku ibadah siswa yang telah dibagikan sebelum Ramadhan. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan ibadah puasa siswa dapat terpantau baik oleh guru di madrasah maupun oleh orang tua di rumah.
“Dengan adanya koordinasi yang baik antara madrasah dan keluarga, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia,” pungkas Kepala MIN 1 Medan.






