Satgas TMMD 123 Kodim 0724/Boyolali Bersama Warga Kompak Mengecor Jalan Alternatif

Babinsa63 Dilihat

matabangsa.com – Boyolali:  Anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-123 Kodim 0724/Boyolali bersama masyarakat tampak kompak bahu-membahu dalam pengerjaan pengecoran jalan di Desa Kalinanas, Kecamatan Wonosegoro. Jalan ini nantinya akan menjadi jalur alternatif menuju Kabupaten Semarang, sekaligus menjadi sasaran fisik utama program TMMD kali ini, Minggu 02 Maret 2025.

Pengecoran jalan ini diharapkan dapat segera selesai agar dapat mempermudah arus transportasi di Desa Kalinanas. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat akan lebih mudah mengangkut hasil bumi mereka ke pasar atau pusat distribusi.

Komandan Koramil (Danramil) 17/Wonosegoro menegaskan bahwa Satgas TMMD bersama warga terus bekerja keras demi mencapai target yang telah ditentukan.

Baca Juga: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto Terima 650 Unit Ransus Maung dari Kemhan untuk Perkuat Pertahanan NKRI

“Mereka terus bekerja supaya sasaran utama sesuai target, yaitu pengecoran jalan cepat terselesaikan sesuai waktu yang direncanakan. Targetnya harus rampung sebelum TMMD usai,” tegasnya.

Selain sebagai akses transportasi, jalan yang sedang diperbaiki ini juga memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian desa. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih lancar.

Masyarakat setempat sangat antusias dan berterima kasih atas program TMMD ini. Mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut serta membantu pengerjaan jalan dengan penuh semangat gotong royong.

Baca Juga: KUA Dolok Masihul Serahkan Buku Tuntunan Sholat kepada Badan Pembinaan Mualaf Indonesia

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program TMMD ini. Jalan yang dulunya sulit dilewati, terutama saat hujan, kini bisa lebih baik dan mempermudah aktivitas kami sehari-hari,” ujar salah satu warga Desa Kalinanas.

TMMD Reguler ke-123 di Boyolali tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, program ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan warga setempat.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *