Selalu Jalin Keakraban dengan Warga Binaan

Babinsa18 Dilihat

matabangsa.com – Medan: Keakraban dengan warga binaan menjadi salah satu sarana utama Babinsa untuk menciptakan hubungan yang harmonis melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos). Hal ini dilakukan oleh Babinsa Koramil 15/DT, Sertu Muliadi, di Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (28/01/2025).

Keakraban tersebut terlihat saat Sertu Muliadi berinteraksi dengan warga di warung kopi milik Bapak Hendra, yang berlokasi di Dusun 4, Jalan Kebun Kopi, Pasar 7. Dalam suasana santai, Babinsa berbincang dengan masyarakat untuk mempererat hubungan dan berbagi informasi.

Menurut Sertu Muliadi, kegiatan Komsos ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI, khususnya Babinsa, dengan masyarakat. “Interaksi seperti ini sangat penting untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan dan memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat,” tuturnya.

Tujuan utama dari Komsos adalah menciptakan hubungan yang erat antara Babinsa dan masyarakat, sehingga keberadaan TNI di tengah masyarakat dapat dirasakan secara positif. Hal ini juga bertujuan untuk memantau kondisi lingkungan dan mendeteksi potensi permasalahan sejak dini.

Babinsa menyampaikan bahwa melalui komunikasi langsung, dirinya dapat mengetahui permasalahan yang ada di wilayah binaan. “Dengan mengetahui permasalahan lebih awal, kita bisa segera mencari solusi terbaik bersama masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini pun diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan antara Babinsa dan warga binaan. Keberadaan Babinsa yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat menunjukkan dedikasi TNI dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah teritorial.

Masyarakat Dusun 4 menyambut baik langkah Sertu Muliadi dalam membangun komunikasi yang aktif. Mereka merasa dihargai dan terbantu dengan adanya Babinsa yang selalu hadir di tengah-tengah mereka.

Melalui interaksi seperti ini, Babinsa optimis hubungan TNI dan rakyat akan semakin erat, menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah desa binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *