Matabangsa.com – Medan: Fenomena alam atau kejadian alam yang tidak biasa, kapan saja bisa terjadi. Tentunya hal ini sangat tidak diharapkan, karena akibat kerugian yang ditimbulkannya relatif besar.
Seperti fenomena alam hujan disertai angin kencang yang terjadi di wilayah binaan Babinsa Sertu Tresno Abadi. Pada hari Kamis di Jalan Pancing IV Lingk. 5 Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (31 Oktober 2024).
Kejadian fenomena alam terjadi tidak memandang tempat. Fenomena hujan dan angin kencang kali ini melanda kawasan pemukiman penduduk. Akibatnya, sejumlah rumah rusak berat yang merobohkan puluhan kayu penyangga, merusak puluhan atap rumah seorang warga. Hingga seng-seng berhamburan jauh dari lokasi atap rumah sebelum fenomena hujan dan angin kencang terjadi.
Dari kejadian fenomena alam tersebut tentunya sangat membahayakan dengan robohnya puluhan kayu penyangga dan puluhan atap rumah yang berhamburan ke segala arah. Khususnya bagi pemilik rumah atau pun warga sekitar.
Namun kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Pihak-pihak yang hadir khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah berperan aktif dengan memprediksi kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp.8…
Pasca kejadian fenomena alam tersebut Babinsa Sertu Tresno Abadi mengajak kepada semua fihak, agar menjadikan sadar bencana sebagai budaya.karna dengan memahami sadar bencana dapat meminimalisir akibat dari bencana.






