matabangsa.com – Medan: Potensi banjir Rob di Kelurahan Nelayan Indah telah merobohkan beberapa lokasi bendungan penahan air laut. Tiga pilar kelurahan, terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Ibu Lurah, melakukan pemantauan perbaikan di Blok F dan Blok H, Kamis (24 Oktober 2024).
Wilayah binaan Koramil 0201-10/MM meliputi Kecamatan Medan Marelan dan Medan Labuhan. Kecamatan Medan Labuhan, yang berbatasan langsung dengan laut, menjadi daerah yang paling terdampak oleh banjir Rob dalam beberapa minggu terakhir.
Ketinggian banjir Rob saat ini mencapai hampir satu meter. Hal ini menggenangi pemukiman dengan elevasi rendah, jauh dari kondisi ideal untuk hunian.
Banjir Rob disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain turunnya permukaan tanah, alih fungsi hutan, dan cuaca ekstrem. Selain itu, fenomena ini mampu merobohkan tanggul penahan air pasang.
Babinsa Serka Subagyo bersama Bhabinkamtibmas dan Ibu Lurah langsung terjun ke lokasi untuk memantau perbaikan tanggul yang jebol. Langkah ini diambil untuk mencegah banjir Rob menggenangi pemukiman warga lebih luas.
Sinergitas tiga pilar, bersama masyarakat, diharapkan dapat mencegah terulangnya dampak buruk banjir Rob. Kerja sama ini menunjukkan komitmen dalam menjaga keselamatan warga.
Dengan semangat kolaborasi, tiga pilar berupaya menciptakan visi dan misi yang jelas. Mereka berkomitmen untuk memberikan pengabdian terbaik dalam pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.






