matabangsa.com – Kota Medan| Pemerintah Kota Medan memastikan proyek pengembangan Kolam Detensi Selayang akan mulai dikerjakan pada awal 2026. Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat meninjau langsung lokasi kolam di Kecamatan Medan Selayang.
Rico Waas meninjau area kolam bersama Ditjen SDA Kementerian PUPR dan pihak World Bank. Mereka melakukan pengecekan mendetail terhadap rencana galian, pelebaran kapasitas tampung, serta desain kawasan yang akan ditata ulang.
Dalam kesempatan tersebut, Rico menyampaikan bahwa proyek ini memiliki target menurunkan banjir hingga 15 persen di kawasan Selayang dan sekitarnya. Ia optimistis kolam detensi akan memberi dampak signifikan bagi warga yang selama ini terdampak banjir.
Ia menambahkan bahwa dukungan World Bank menjadi langkah strategis bagi percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Kota Medan. Medan termasuk kota dengan tingkat kerawanan banjir tinggi sehingga mendapat perhatian khusus.
Rico menjelaskan bahwa urbanisasi cepat dan padatnya populasi membuat wilayah perkotaan memerlukan desain drainase modern. Kolam detensi dianggap mampu menjadi solusi awal sebelum program besar seperti Medan Flood Control direalisasikan.
Selain kolam detensi, Pemkot Medan menyiapkan rencana lanjutan berupa normalisasi Sungai Selayang, pelebaran Sungai Badera, serta pengerjaan alur Lau Simeme. Seluruh langkah ini disusun sebagai satu paket pengendalian banjir jangka panjang.
Sementara itu, Kasatker BWS Dony Hermawan menjelaskan teknis pengerjaan berupa galian sedalam lima meter dan penataan kawasan. Proyek ini mencakup landscaping dan perluasan kapasitas tampungan air hingga 100.000 m².
Dony menyebut anggaran tambahan sebesar Rp15 miliar telah disiapkan dan pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Kolam detensi juga akan digunakan sebagai cadangan air baku saat musim kemarau.
Pemkot Medan berharap seluruh program pengendalian banjir yang telah direncanakan berjalan sesuai jadwal. Rico Waas menegaskan bahwa pemerintah akan mengawasi setiap tahap agar proyek bisa berfungsi optimal.(***)
Tags:
#Medan #DetensiSelayang, #PengembanganKolam, #RicoWaas, #WorldBank, #PembangunanMedan, #PengendalianBanjir, #BWS #InfrastrukturMedan,#beritamedanterbaru, #beritamedanterkini






