matabangsa.com – Medan: Pada dini hari Sabtu, 10 Agustus 2024, pukul 23.40 WIB, Babinsa Kelurahan Sei Kera Hilir II, Serma Sutrisno, melakukan pemantauan intensif di Posko Tawuran dan Trans Tibum yang didirikan untuk menjaga keamanan wilayah Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketertiban dan mencegah potensi konflik di area tersebut.
Posko tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan aparat keamanan, termasuk Kepling XII, XIV, XV, serta warga setempat. Keberadaan Posko Tawuran ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengatasi masalah tawuran yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Serma Sutrisno menekankan pentingnya kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ia mengajak seluruh warga untuk selalu waspada dan berperan aktif dalam menjaga ketertiban di lingkungan mereka. “Kerjasama antara warga dan aparat sangat penting. Dengan adanya posko ini, kita bisa lebih cepat merespons dan mencegah terjadinya konflik,” ujar Serma Sutrisno.
Selain itu, Serma Sutrisno juga mengingatkan pentingnya koordinasi yang baik antara berbagai pihak, terutama dalam situasi yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Dengan adanya posko ini, ia berharap komunikasi antara warga dan aparat dapat berjalan lebih lancar, sehingga setiap masalah yang muncul bisa segera ditangani.
Keberadaan Posko Tawuran dan Trans Tibum juga merupakan upaya proaktif dari Babinsa dan masyarakat untuk menciptakan rasa aman di wilayah Sei Kera Hilir II. Posko ini menjadi tempat berkumpulnya informasi dan pusat koordinasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Kepling setempat juga menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini. Mereka menilai bahwa Posko Tawuran dapat menjadi sarana yang efektif untuk mendeteksi dini potensi konflik dan menindaklanjutinya sebelum menjadi masalah yang lebih besar. “Posko ini adalah bentuk nyata kepedulian kita semua terhadap keamanan bersama. Kami mendukung penuh dan siap berkolaborasi dengan Babinsa dan warga lainnya,” kata salah satu Kepling.
Warga Sei Kera Hilir II pun merespon positif keberadaan posko ini. Mereka merasa lebih aman dan terlindungi dengan adanya pengawasan dan pemantauan yang lebih intensif, terutama di malam hari. “Kami merasa tenang karena ada Babinsa dan aparat lainnya yang selalu siap menjaga kami,” ujar seorang warga.
Serma Sutrisno menegaskan bahwa keberadaan posko ini bukan hanya untuk sementara, tetapi akan terus berlanjut sebagai bagian dari strategi keamanan jangka panjang di wilayah tersebut. “Posko ini adalah salah satu langkah kita untuk memastikan bahwa Sei Kera Hilir II tetap aman dan damai,” tambahnya.
Keberhasilan Posko Tawuran ini akan sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh warga. Oleh karena itu, Serma Sutrisno mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung inisiatif ini dan selalu melaporkan jika ada potensi gangguan keamanan di lingkungan mereka.
Dengan upaya bersama ini, diharapkan Kelurahan Sei Kera Hilir II akan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam hal penanganan masalah tawuran dan menjaga ketertiban umum. Posko ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kerjasama yang baik antara aparat dan masyarakat, tantangan keamanan dapat dihadapi dengan lebih efektif.(das)






