matabangsa.com – Medan: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara mengadakan kegiatan sosialisasi peningkatan partisipasi pemilih segmen disabilitas pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2024. Kegiatan yang bertujuan untuk menuju Pilkada Akses ini berlangsung pada hari Jumat (26/07/2024) di Sekretariat Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) Sumatera Utara.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sitori Mendrofa, Anggota KPU Provinsi Sumatera Utara. Beliau didampingi oleh Maruli Pasaribu, Kabag TPP dan Parhumas KPU Provinsi Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Sitori menyampaikan pentingnya peningkatan partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024, khususnya bagi segmen disabilitas.
Sitori juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara, terutama peserta dari PERTUNI Sumut, untuk menggunakan hak pilihnya pada hari Rabu, 27 November 2024. Menurutnya, partisipasi aktif dari semua segmen masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, sangat penting dalam mewujudkan pemilu yang inklusif dan demokratis.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan Syaiful Bakti Daulay, Ketua DPD PERTUNI Sumut, sebagai narasumber. Dalam paparannya, Syaiful menyampaikan berbagai informasi penting mengenai aksesibilitas pemilu bagi penyandang disabilitas serta hak-hak mereka dalam proses pemilihan.
Syaiful juga menekankan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan pemilih lainnya dalam menentukan masa depan daerah melalui Pilkada. Oleh karena itu, perlu ada dukungan dan fasilitasi dari berbagai pihak agar mereka dapat berpartisipasi secara penuh dalam pemilu.
Selain itu, Sitori menambahkan bahwa KPU Provinsi Sumatera Utara akan terus mengadakan sosialisasi kepada berbagai segmen masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua pemilih, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan informasi yang cukup dan dapat menggunakan hak pilihnya dengan mudah dan aman.
Kabag TPP dan Parhumas KPU Provinsi Sumatera Utara, Maruli Pasaribu, juga memberikan pandangannya dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kerjasama antara KPU dan organisasi-organisasi yang peduli terhadap penyandang disabilitas untuk menciptakan lingkungan pemilu yang ramah bagi semua.
Maruli juga menyoroti bahwa KPU telah menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan khusus untuk pemilih disabilitas. Ini termasuk pendampingan khusus di TPS, surat suara yang mudah diakses, serta pelatihan bagi petugas pemilu untuk menangani pemilih disabilitas dengan baik.
Pada sesi tanya jawab, peserta dari PERTUNI Sumut aktif bertanya mengenai berbagai hal terkait pelaksanaan pemilu. Mereka mengajukan pertanyaan seputar aksesibilitas di tempat pemungutan suara (TPS), prosedur pendampingan, dan hak-hak khusus bagi pemilih disabilitas.
Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara anggota KPU, narasumber, dan peserta dari PERTUNI Sumut. Suasana hangat dan penuh semangat terlihat selama kegiatan berlangsung, menunjukkan antusiasme para peserta untuk berpartisipasi dalam Pilkada mendatang.
Sitori Mendrofa berharap kegiatan sosialisasi semacam ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemilih disabilitas dalam Pilkada 2024. Menurutnya, inklusivitas dalam pemilu adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang benar-benar mewakili seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PERTUNI Sumut atas kerjasamanya dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Sitori berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut demi terwujudnya pemilu yang lebih inklusif di masa mendatang.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan penyandang disabilitas di Sumatera Utara dapat lebih memahami proses pemilu dan termotivasi untuk menggunakan hak pilihnya. KPU Sumatera Utara berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan memfasilitasi partisipasi aktif dari semua segmen masyarakat.
#KPUmelayani
#PilkadaSerentak2024






