Danramil 0201-02/MT Hadiri Mini Lokakarya Penanganan Stunting di Kecamatan Medan Perjuangan
Medan, 28 Juli 2025 — Danramil 0201-02/MT Kapten Inf Sugino menghadiri undangan kegiatan Mini Lokakarya (Minilok) yang digelar di Aula Kecamatan Medan Perjuangan, Jalan Pendidikan No. 89, Kelurahan Tegal Rejo. Kegiatan ini mengangkat tema penting seputar pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Kecamatan Medan Perjuangan.
Kegiatan Minilok dimulai pukul 11.00 WIB dan berlangsung dengan tertib hingga selesai. Acara diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan dengan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB, serta sambutan dari Camat Medan Perjuangan, Hidayat AP, S.Sos, M.Sp., yang juga bertindak sebagai fasilitator dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain perwakilan dari Polsek Medan Timur, Kepala KUA Medan Perjuangan, Kepala Puskesmas Sentosa Baru, ahli gizi, PLKB, para lurah, Babinsa, kader PKK, serta perwakilan keluarga yang masuk dalam kategori risiko stunting. Diskusi berlangsung aktif membahas langkah-langkah strategis dan data real time kondisi gizi masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam pemaparan materi, disebutkan bahwa hingga saat ini kasus stunting di Kecamatan Medan Perjuangan tercatat nihil. Namun, terdapat 61 orang yang termasuk dalam kategori risiko gizi buruk dan gizi kurang, yang terdiri dari ibu hamil, baduta, dan balita berdasarkan data Puskesmas Sentosa Baru. Sebagai upaya pencegahan, telah diberikan Makanan Bergizi Tambahan (MBT) kepada 29 orang dan MBG kepada 3B (Bumil, Baduta, dan Balita).
Kapten Inf Sugino dalam keterangannya menyampaikan bahwa TNI khususnya Koramil 0201-02/MT akan selalu siap mendukung program-program pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap melalui sinergi lintas sektor, angka risiko gizi buruk bisa ditekan sedini mungkin,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pemberian simbolik bantuan makanan bergizi kepada ibu hamil dan menyusui dari Kelurahan Tegal Rejo serta sesi foto bersama seluruh peserta. Kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam keadaan tertib, aman, dan penuh semangat kolaboratif untuk menciptakan generasi yang sehat dan unggul.






