Forkopimda Kabupaten Asahan Ikuti Vidcon dengan Mendagri

Asahan33 Dilihat

Matabangsa.com – Asahan : Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan mengikuti video conference (VidCon) bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang membahas langkah antisipasi bencana serta kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Senin (01/12/2025). Vidcon tersebut diikuti oleh Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa Rakor ini digelar untuk memastikan seluruh pemerintah daerah siap menghadapi potensi kerawanan selama periode Nataru. “Tujuan Rapat Koordinasi ini untuk mengantisipasi bencana dan momentum Natal 2025 serta Tahun Baru 2026, karena akan terdapat kerawanan akibat adanya peningkatan mobilisasi masyarakat. Banyak warga yang melakukan perjalanan untuk merayakan Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

Mendagri menambahkan bahwa intensitas mobilitas juga akan berdampak pada sektor transportasi. “Pada momentum ini akan terjadi peningkatan transportasi darat, laut, dan udara. Untuk itu kita harus menghadapi hal ini bersama.”

Terkait penanggulangan bencana, Tito mengingatkan seluruh daerah agar terus meningkatkan kewaspadaan. “Kita harus siap siaga dalam menghadapi bencana. Kita harus siap di mana saja dan kapan pun.” tegasnya.

Usai mengikuti vidcon, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forkopimda siap menjalankan instruksi Pemerintah Pusat dan memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masa libur Nataru. “Pemerintah Kabupaten Asahan dan Forkopimda akan siap siaga dalam menghadapi Nataru serta memastikan keamanan dan kenyamanan perayaan di Kabupaten Asahan.” ujarnya.

Bupati Asahan menegaskan bahwa meskipun Nataru berlangsung setiap tahun, koordinasi lintas sektor harus tetap diperkuat. “Walaupun perayaan Natal dan Tahun Baru rutin dilaksanakan setiap tahun, koordinasi tetap harus optimal agar tidak terjadi permasalahan berarti. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menjadi pegangan, sambil tetap membaca situasi terkini di semua aspek. Tidak bisa sendiri-sendiri, tetapi harus kolaborasi.” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *