Mahasiswa KKN Tim II Undip Gelar Sosialisasi Pengembangan UMKM di Balai Kelurahan Dukuh Sukoharjo

Pendidikan24 Dilihat

Matabangsa.comSukoharjo: Sebanyak 18 mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) asal Universitas Diponegoro (Undip) menggelar kegiatan sosialisasi pengembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Balai Kantor Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (21/7/2023).

Kegiatan sosialisasi tersebut, Tim II KKN yang terdiri dari beragam fakultas Undip mengusung tema “Peningkatan Perekonomian Masyarakat Kelurahan Dukuh dengan Pengembangan UMKM Digital”.

Wisnu Arif Andhika, jurusan Ilmu komunikasi FISIP Undip mengatakan, pemilihan tema “Pengembangan UMKM Digital” yang dibawakan berdasarkan pengamatan para mahasiswa terhadap kurang maksimalnya penggunaan media digital dalam keberlangsungan UMKM di Kelurahan Dukuh.

Foto : Sebanyak 18 mahasiswa Tim II KKN Undip foto bersama Lurah Dukuh Budhi Purwanto SH MM (baju abu-abu duduk di kursi depan) melaksanakan sosialisasi pengembangan UMKM Kelurahan Dukuh bersama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Balai Kantor Kelurahan Dukuh, Sukoharjo, Sabtu (21/7/2023)

Pantauan wartawan matabangsa.com, sebanyak 26 pelaku UMKM dari bidang kuliner, mebel, hingga konveksi dan warga Kelurahan Dukuh hadir memenuhi Balai Kelurahan. Kegiatan sosialisasi tersebut diterima Lurah Dukuh, Budhi Purwanto, S.H., M.M., serta perangkat kelurahan setempat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, alim ulama serta para tamu undangan.

Budhi Purwanto berharap sosialisasi dari Tim KKN Undip membawa dampak positif untuk pengembangan sosial dan ekonomi di sekitar kelurahan Dukuh khususnya dan Sukoharjo umumnya.

Budhi  mengatakan pentingnya pengembangan dan pelatihan kepada pelaku UMKM khususnya melalui dunia digital agar usaha-usaha dari bisnis kuliner, kerajinan tangan, mebel, fashion pedagangan dan agribisnis yang dikelola warga sekitar dapat berkembang luas menjangkau ke seluruh penjuru Indonesia.

Lebih lanjut, Budhi Purwanto menyampaikan UMKM menjadi salah satu aspek terbesar penunjang perekonomian suatu daerah, termasuk di Kelurahan Dukuh. Maka dari itu, dengan berlangsungnya kegiatan sosialisasi ini diharapkan UMKM di Kelurahan Dukuh dapat mengikuti perkembangan arus digital daalam mengembangkan usahanya.

Mengingat besarnya potensi UMKM yang ada di Kelurahan Dukuh, mahasiswa KKN Undip berkeinginan mengembangkan UMKM di Kelurahan Dukuh, di mana dalam pelaksanaa kegiatannya para mahasiswa membawakan beberapa topik utama, yaitu Penerapan Komunikasi Digital pada UMKM, Strategi Pemasaran Digital, Pembuatan e-Commerce, Urgensi Pendaftaran Merek, serta Analisis Statistika dalam Digitalisasi Pengolahan Data Keuangan UMKM.

Di mana masing-masing topik pembahasan tersebut berasal dari berbagai bidang pengelolaan UMKM.

Sebagai materi pembuka, para pelaku UMKM dibekali dengan pengetahuan dasar mengenai UMKM serta beberapa dasar strategi komunikasi dan pemasaran dalam mengelola UMKM.

Selanjutnya, mahasiswa KKN juga turut memberikan beberapa strategi penting dalam mengembangkan UMKM di dunia digital, yang sebenarnya bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Berbagai strategi pengembangan tersebut diberikan agar pelaku UMKM dapat menyadari betapa pentingnya penerapan strategi dalam mengelola dan menciptakan usaha lebih profesional dan tentu bertujuan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak di masa depan.

Selama kegiatan, para pelaku UMKM juga diberikan teknik dan tips untuk membuat e-commerce khususnya pada aplikasi Shopee mulai dari tahap pendaftaran akun hingga cara menjual barang di Shopee yang nantinya dengan contoh tersebut diharapkan kedepannya UMKM di Kelurahan Dukuh dapat melebarkan pasarnya hingga ke daerah-daerah lain melalui platform digital.

Lebih lanjut, para mahasiswa KKN juga memberikan cara mendaftarkan merek bagi UMKM agar kedepannya para pelaku UMKM mendapatkan Hak Perlindungan atas merek usaha mereka.

Ketika sesi tanya jawab bersama pelaku UMKM, Salah satu pelaku UMKM kuliner di Kelurahan Dukuh turut mengajukan pertanyaan mengenai apakah pembuatan tersebut memakan biaya  yang dibebankan kepada peserta dan apa saja manfaatnya bagi mereka.

Fatma Ulfa selaku Koordinator Desa Tim II KKN Undip Kelurahan Dukuh sekaligus pemateri yang mengatakan bahwa seluruh proses pembuatan e-commerce menegaskan sosialisasi tersebut tidak memakan biaya sama sekali.

“Dalam proses pembuatan e-commerce ini, khususnya shopee bapak/ibu sekalian tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun sehingga apabila bapak/ibu ingin membuat e-commerce bisa langsung saja mengikuti tahap-tahap yang tadi sudah disebutkan,” jawab Ulfa.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan materi analisis statistika yang kedepannya diharapkan setelah para pelaku UMKM ini telah mengembangkan usahanya, mereka juga dapat mengelola dan melakukan analisis usahanya sendiri dengan menerapkan statistika guna menunjang keberlangsungan usaha mereka.

Hingga berakhirnya kegiatan, acara berlangsung dengan lancar di mana para pelaku UMKM dan tamu undangan yang hadir turut memberikan beberapa pertanyaan atas rasa penasaran mereka yang tentunya untuk mengembangkan usaha mereka.

Menutup kegiatan sosialisasi berlangsung dua (2) jam tersebut, Budhi selaku tuan rumah sangat mengapresiasi dan berharap ada kegiatan lanjutan lebih teknis untuk warganya.(wisnu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *