Sesaat Bebas, Karena Mampir Pasar Wlingi Blitar Sugeng Dibui Lagi

Matabangsa17 Dilihat

Matabangsa.comBlitar: Lebaran kurang hitungan hari, Sugeng dengan girangnya keluar dari Lapas Biltar. Tapi ternyata, setelah menghirup udara bebas Sugeng bingung. Tidak memiliki sedikit pun uang disaku untuk pulang ke Wlingi Blitar, Sugeng nekad mencari tumpangan.

Ternyata kebebasan yang digariskan Allah hanya sesaat, warga lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar ini malah kembali masuk penjara dalam kondisi babak belur karena di kromas massa.

Sugeng dipukuli warga gara-gara tepergok mencuri sepeda motor saat dalam perjalanan pulang setelah bebas dari penjara.

Tragis memang, tapi itulah suratan Tuhan, Sugeng ketahuan massa ketika menuntun Honda Beat nopol AB 9299 YU milik seorang pedagang di pasar sayur Kecamatan Wlingi, Kamis (28/04/22). Padahal saat itu hanya dalam hitungan langkah Sugeng sudah sampai rumah nya.

“Saat mencuri sepeda motor itu, ia dalam perjalanan pulang setelah baru menghirup udara bebas setelah keluar dari Lapas Blitar,” kata AKP Tamim Anwar, Kapolsek Wlingi.

Tamim mengatakan, kejadian itu bermula dari kebebasan Sugeng dari Lapas Blitar. Rabu (27/4/2022) siang.

Informasi yang didapat matabangsa,com, Sugeng divonis penjara tidak sampai setahun karena nilai barang yang dicuri saat itu hanya seharga sekitar Rp 2 juta. Waktu itu Sugeng terbukti mencuri buah melon dan pompa air milik tetangganya.

Setelah menjalani hukuman, dan keluar dari pintu penjara, Sugeng malah bingung karena jarak rumahnya dengan lapas Blitar berjarak sekitar 12 KM dan tidak ada keluarga yang menjemout Sugeng.

Karena dari selentingan kabar, anak dan istri Sugeng merantau ke Kalimantan saat Sugeng dipenjara.

Di depan polisi Sugeng mengatakan, setelah keluar dari penjara ia tidak punya ongkos untuk pulang ke Wlingi.

“Untuk pulang saja tidak punya ongkos dan akhirnya saya cari tumpangan,” keluh Sugeng.

Karena mengandalkan tumpangan, perjalanan Sugeng ke rumah nya di Wlingi memakan waktu relatif lama, padahal hanya berjarak 12 km dari Lapas.

Merasa capek di perjalanan, sesampai di Wlingi Sugeng mampir ke pasar sayur Wlingi untuk beristirahat.

Entah apa yang ada difikiran Sugeng saat itu, melihat ada sepeda motor Honda Beat milik seorang pedagang yang sedang diparkir, Ia berniat mengambilnya. Tapi naas, saat Sugeng menuntun motor incaran nya, aksi Sugeng diketahui warga. Alhasil, para pedagang mengepung Sugeng hingga menjadi sasaran kemarahan yang spontan menghajar Sugeng beramai-ramai.

Sugeng akhirnya hanya bisa pasrah, dia di gelandang ke Polsek Wlingi Blitar untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya. Impian untuk berlebaean dengan keluarga musnah sudah berganti mimpi di sel penjara. (c-git)

x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *