Matabangsa.com-Medan: Babinsa Kel Simalingkar B Koramil 0201-07/ MT An Serda Charles Sitinjak Melaksanakan Pemantauan dan Pengamanan Perkembangan Tanah Longsor Yang Mengakibatkan Beberapa Makam Ikut Tergerus kedalam aliran Sungai Babura di areal TPU Kristen, Jl. Bungga Rampai VI, Link V, Kel. Simalingkar B, Kec.Medan Tuntungan.
Selamat Sore Komandan, ijin melaporkan :
Peristiwa Longsor Mengakibatkan Beberapa Makam Ikut Tergerus kedalam aliran Sungai Babura di, Areal TPU Kristen,Jl. Bunga Rampai VI, Link.V, Kel. Simalingkar B, Kec. Medan Tuntungan.
I. Waktu dan Tempat :
Hari : Rabu
Tgl : 20 April 2022
Pukul : 12.00 Wib s/d Selesai
Tempat : Areal TPU Kristen, Jl. Bunga Rampai VI, Lik.V, Kel. Simalingkar B, Kec. Medan Tuntungan.
II. Identitas Saksi
a. Nama : Ganti Tuani Malau
Umur : 51 Tahun
Pekerjaan : Mandor
No. HP : 081376079307
b. Nama : Parlaungan Hutabarat ( Petugas Makam ).
Umur : 53 Tahun
Pekerjaan : Staf/Pegawai
III. Kerugian/Kerusakan yang dialami
a. Kerugian Materi :
– Diperkirakan sekitar 6 Makam Ikut Tergerus Longsor dan terbawa arus air.
b. Korban Jiwa : Nihil
IV. Kronologis
1. Berdasarkan keterangan Sdr. Ganti Tuani Malau selaku Mandor TPU Kristen Simalingkar, menerangkan bahwa Pada hari Minggu, tanggal 17 April 2022 Sekira pukul 10.00 Wib, menerima informasi dari Sdr. Parlaungan Hutabarat bahwa telah terjadi Tanah Longsor diareal TPU Simalingkar B, dan atas info tesebut Ganti Tuani Manalu mengecek lokasi dan benar saat di cek ada Beberapa Makam yang sudah runtuh dan terbawa arus air sungai, di areal TPU Kristen Simalingkar B, yang diperkirajan sebanyak kurang lebih sebanyak 6 (enam) Makam, yang berada dipinggir aliran sungai babura.
2. Dengan adanya Peristiwa tersebut selanjutnya Sdr. Ganti, Kasi Makam, Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, Petugas Makam dengan dibantu Masyarakat sekitar TPU Mulai melakukan Pemindahan sebagian Jenazah dari Makam yang telah rusak kelokasi Pemakaman baru yang juga berada di areal TPU Kristen Simalingkar B.
3. Dari Keterangan Sdr. Ganti Tuani Malau bahwa kegiatan Pemindahan Makam yang berdekatan dengan Peristiwa Tanah Longsor telah berlangsung selama 3 hari mulai dari hari Minggu tanggal 17-20 April 2022.
4. Dari data sementara adapun jumlah Makam yang telah dipindahkan sebayak 16 Makam, dari llokasi longsor.
5. Saat ini Pihak Perugas Makam, masih melakukan pendataan terhadap 6 makam yang diduga hanyut terbawa arus air dan 16 makam yang sudah dipindahkan, dikarenakan posisinya berada dipinggir aliran sungai yang terkena longsor, dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
6. Bahwa terjadinya longsor diduga akibat curah hujan yang tinggi pada hari Sabtu tgl 17 April 2022 dan meluapnya sungai babura, serta penyempitan dan pendangkalan aliran sungai.
7. Saat ini petugas makan sedang melakukan pembesihan aliran sungai babura disekitar lokasi longsor.
8. Perkembangan lebih lanjut akan kami laporkan kembali komandan.
Sumber : Medanbenteng.com





