Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi Tumbuh 4,99 Persen, Stabilitas Harga Tetap Terjaga

Ekonomi, Nasional78 Dilihat

matabangsa.com – Medan: Perekonomian Provinsi Jambi menunjukkan kinerja positif dengan laju pertumbuhan ekonomi year on year sebesar 4,99 persen berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menurut lapangan usaha seri 2010. Capaian ini mencerminkan ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi nasional dan global yang masih penuh tantangan.

Data BPS Jambi, pertumbuhan tersebut ditopang oleh berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, perdagangan, industri pengolahan, hingga jasa. Struktur ekonomi Jambi yang relatif berimbang membuat aktivitas ekonomi tetap bergerak stabil dan mampu menjaga daya beli masyarakat.

Dari sisi stabilitas harga, inflasi month to month Provinsi Jambi tercatat sangat rendah, yakni sebesar 0,05 persen. Angka ini menunjukkan pengendalian harga yang efektif serta ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok yang terjaga di pasaran.

Sejalan dengan itu, Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Jambi tahun dasar 2022 berada pada level 109,82. IHK ini mencerminkan perkembangan harga barang dan jasa yang masih dalam batas wajar serta tidak menekan konsumsi rumah tangga secara signifikan.

Kondisi makroekonomi yang stabil turut berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi tercatat sebesar 75,13 persen, menandakan kualitas hidup masyarakat yang terus membaik dari sisi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak.

Selain IPM, tingkat ketimpangan gender juga menjadi perhatian. Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Provinsi Jambi tercatat sebesar 0,528, yang menunjukkan masih adanya tantangan dalam pemerataan peran dan kesempatan antara laki-laki dan perempuan.

Dalam konteks wilayah, Provinsi Jambi memiliki luas area mencapai 49.026,58 kilometer persegi. Luas wilayah ini menjadi potensi besar dalam pengembangan sektor-sektor unggulan berbasis sumber daya alam dan ekonomi kerakyatan.

Jumlah penduduk Provinsi Jambi tercatat sebanyak 3.768.500 jiwa. Dengan populasi tersebut, pemerintah daerah terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dari sisi kemiskinan, jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi tercatat sebanyak 270,94 ribu jiwa. Pemerintah daerah berupaya menekan angka tersebut melalui program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Garis kemiskinan Provinsi Jambi berada pada angka Rp664.127 per kapita per bulan, dengan garis kemiskinan makanan sebesar Rp501.425. Data ini menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, gini ratio Provinsi Jambi tercatat sebesar 0,301, yang menandakan tingkat ketimpangan pendapatan relatif rendah dibandingkan sejumlah daerah lain di Indonesia.

Secara keseluruhan, capaian indikator ekonomi tersebut menunjukkan bahwa Provinsi Jambi berada pada jalur pertumbuhan yang positif dan stabil. Dengan penguatan kebijakan pembangunan berkelanjutan, perekonomian daerah diharapkan terus tumbuh dan memberikan kesejahteraan yang lebih merata.(***)

Tags: ekonomi jambi, pertumbuhan ekonomi, inflasi jambi, PDRB jambi, indikator makro

Foto Caption: Aktivitas perekonomian masyarakat di Provinsi Jambi yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *