Ketenagakerjaan Provinsi Jambi Stabil, TPT 4,48 Persen dan TPAK 68,87 Persen

Ekonomi, Nasional59 Dilihat

matabangsa.com – Medan: Kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Jambi menunjukkan stabilitas yang cukup terjaga. Hal ini tercermin dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang berada pada angka 4,48 persen. Capaian tersebut menandakan bahwa mayoritas penduduk usia kerja di Jambi telah terserap dalam berbagai aktivitas ekonomi yang produktif.

Data BPS Jambi, TPT menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kinerja pasar kerja suatu daerah. Dengan tingkat pengangguran yang relatif terkendali, Provinsi Jambi dinilai mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan angkatan kerja dan penciptaan lapangan kerja di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Selain tingkat pengangguran, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga menjadi indikator penting. Di Provinsi Jambi, TPAK tercatat sebesar 68,87 persen. Angka ini menunjukkan besarnya proporsi penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi, baik yang sudah bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan.

TPAK yang relatif tinggi mencerminkan semangat kerja masyarakat serta kesiapan sumber daya manusia lokal untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan ekonomi daerah. Kondisi ini menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Struktur ketenagakerjaan Provinsi Jambi masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa. Sektor-sektor tersebut menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dan berperan strategis dalam menjaga stabilitas pasar kerja daerah.

Dalam upaya melindungi kesejahteraan pekerja, pemerintah telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jambi sebesar Rp3.234.535. Penetapan UMP ini diharapkan mampu menjamin penghasilan minimum yang layak bagi pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan dunia usaha.

UMP juga berfungsi sebagai instrumen untuk menjaga daya beli pekerja. Dengan tingkat upah minimum tersebut, pekerja diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar, terutama kebutuhan pangan, perumahan, pendidikan, dan kesehatan.

Jumlah penduduk Provinsi Jambi yang mencapai 3.768.500 jiwa menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan ketenagakerjaan. Pertumbuhan penduduk usia produktif harus diimbangi dengan penciptaan lapangan kerja baru agar tidak menimbulkan tekanan pada pasar kerja.

Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pendidikan formal, pelatihan vokasi, serta pengembangan keterampilan kerja. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di pasar kerja regional maupun nasional.

Pemerataan kesempatan kerja juga menjadi fokus pembangunan, mengingat luas wilayah Provinsi Jambi yang mencapai 49.026,58 kilometer persegi. Pengembangan pusat-pusat ekonomi baru di wilayah.(***)

Tags: ekspor Jambi, sektor pertanian Jambi, NTP Jambi, perdagangan luar negeri, ekonomi Jambi

Foto Caption: Aktivitas distribusi dan perdagangan komoditas unggulan Provinsi Jambi yang menopang kinerja ekspor dan sektor riil daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *