Pengadaan Lift Rp4,9 Miliar, Kadisdik Sumut: Sudah Direncanakan dan Prioritas Keselamatan

Pendidikan, Sumut0 Dilihat

Matabangsa.com – Medan: Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut), Alexander Sinulingga, menegaskan bahwa pengadaan lift senilai Rp4,9 miliar di Kantor Dinas Pendidikan Sumut bukan keputusan mendadak.

Proyek tersebut telah melalui proses perencanaan sejak jauh hari dan menjadi bagian dari penataan fasilitas kantor secara bertahap.

Menurut Alexander, awalnya Disdik Sumut berencana melakukan renovasi menyeluruh terhadap gedung kantor yang memiliki empat lantai dengan luas bangunan cukup besar. Namun, rencana itu dikaji ulang karena membutuhkan anggaran yang sangat tinggi.

“Kami memang ingin merenovasi kantor agar lebih layak. Tapi dengan kondisi fiskal saat ini, tentu harus disiasati dengan tepat dan mempertimbangkan asas manfaat,” ujar Alexander kepada Wartawan, Selasa (24/2).

Ia menegaskan, di tengah situasi sejumlah kabupaten/kota di Sumut yang terdampak bencana, pihaknya tetap menjaga sensitivitas dalam penggunaan anggaran. Karena itu, renovasi dilakukan berdasarkan skala prioritas.

“Dari sekian banyak item yang perlu dibenahi, kami mulai dari yang paling prioritas dan dari sisi penganggaran paling minimal, tapi berdampak langsung pada keselamatan dan kelayakan,” jelasnya.

Alexander menerangkan, sebelum melakukan pembenahan fisik lainnya, Disdik Sumut terlebih dahulu memprioritaskan perbaikan sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP).

Setelah itu, penggantian lift menjadi tahapan berikutnya.
Ia mengungkapkan, usia lift yang saat ini digunakan telah mencapai sekitar 20 tahun dan dinilai sudah tidak layak operasional.

“Kalau kita naik lift itu, kondisinya sudah sangat tidak layak. Kita khawatir terjadi kecelakaan. Itu bisa lebih fatal lagi, bahkan berpotensi menjadi persoalan hukum jika terjadi kelalaian,” tegasnya.

Di kantor Disdik Sumut terdapat tiga unit lift, dua di bagian depan dan satu di bagian belakang. Namun, dalam tahap ini hanya dua unit lift di bagian depan yang akan diganti.

“Kami tidak memaksakan semuanya diganti sekaligus. Dengan anggaran yang ada, yang bisa kita prioritaskan dua unit dulu. Yang di belakang belum kita sentuh,” katanya.

Alexander juga menepis anggapan bahwa pengadaan tersebut dilakukan secara tiba-tiba. Ia menyebut usulan penggantian lift telah diajukan sejak tahun lalu dan masuk dalam perencanaan anggaran.

“Kalau anggaran sudah ada tapi tidak dimanfaatkan untuk kebutuhan yang mendesak, itu juga tidak baik. Apalagi ini menyangkut keselamatan pegawai dan masyarakat yang datang,” pungkasnya.

Pantauan wartawan, satu dari tiga lift di Kantor Disdik Sumut saat ini hanya satu yang berfungsi. Kondisi lift yang masih dapat digunakan pun dinilai kurang baik. Saat dinaiki, lift tersebut terasa bergetar sehingga menimbulkan kekhawatiran dari sisi kenyamanan dan keselamatan pengguna.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *